• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Studi In Silico Daun Singawalang (Petiveria Allicea) Sebagai Agen Antidiabetes Pada Mediator Ampd2

    Thumbnail
    View/Open
    20613056.pdf (1.228Mb)
    Date
    2024
    Author
    Aprilia, Rischa
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar belakang : Daun Singawalang secara tradisional telah digunakan untuk pengobatan diabetes oleh masyarakat. Berdasarkan penelitian sebelumnya terdapat beberapa senyawa aktif yang dapat dalam daun singawalang yaitu, benzaldehida, benzil 2-hidroksietil trisulfida, mirisetin, kumarin, engeletin, astilbin, allantoin, dan asam oleat yang telah teruji secara in silico sebagai agen antidiabetes yang bekerja dengan cara meningkatkan kerja enzyme 5’ adenosine monophosphate-activated protein kinase (AMPK). Pada penelitian lain menyebutkan meningkatkan kerja enzim AMPK dapat dilakukan dengan menghambat kerja enzim AMP-Deaminase- 2 yang bekerja mengubah AMP menjadi IMP. Tujuan : Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari senyawa aktif dalam daun singawalang yang berperan sebagai agen antidiabetes dengan meningkatkan kerja AMPK melalui penghambatan AMPD2 secara in silico. Metode : Struktur protein diunduh pada situs https://www.rscb.org/ dan struktur ligan uji digambarkan menggunakan ChemDraw, sedangkan ligan pembanding dan ligan kontrol diunduh pada https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/. Penambatan dilakukan menggunakan software Pyrx. Analisis hasil penambatan yang diamati adalah Binding Affinity dan Root Mean Square Deviation (RMSD), kemudian analisis visual hasil penambatan dilakukan menggunakan Discovery Studio. Penilaian kelayakan ligan uji menjadi obat dilakukan dengan Aturan Lipinski dan analisis ADMET menggunakan situs https://admetlab3.scbdd.com/server/evaluation. Hasil : Reseptor AMPD2 yang digunakan dengan PDB ID : 8HUB yang telah divalidasi dengan nilai RMSD 0,697 Å. Semua senyawa uji memenuhi Aturan Lipinski. Hasil analisis ADMET menunjukkan benzaldehida adalah senyawa uji yang paling aman. Kesimpulan : Senyawa uji menunjukkan interaksi dengan reseptor AMPD2, memenuhi aturan Lipinski, dan memenuhi analisis ADMET.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/53100
    Collections
    • Pharmacy [1909]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV