Hubungan Antara Self-compassion dengan Stres Akademik pada Mahasiswa Kedokteran
Abstract
Jurusan Kedokteran rentan dengan mahasiswa yang mengalami stres akademik.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-compassion dengan
stres akademik pada mahasiswa kedokteran di universitas X. Hipotesis dalam
penelitian ini adalah terdapat hubungan negatif antara self-compassion dengan stres
akademik pada mahasiswa kedokteran di Universitas X. Self-compassion dapat
membantu mahasiswa untuk melihat diri secara positif dan terbuka atas kesulitan
sehingga dapat membantu mereka menemukan cara efektif untuk menghadapi
stressor akademik yang menghampirinya. Metode dalam penelitian ini
menggunakan metode kuantitatif dengan skala likert. Subjek dalam penelitian ini
berjumlah 155 mahasiswa aktif kedokteran di Universitas X. Skala dalam penelitian
ini menggunakan Self-Compassion Scale milik Neff (2003) yang telah diadaptasi
ke dalam Bahasa Indonesia oleh Sugianto, Suwartono & Sutanto (2020) dan
Perceived Academic Stress Scale milik Bedewy dan Gabriel (2015) yang telah
ditranslasi ke dalam Bahasa Indonesia oleh Muhtar (2021). Metode analisis data
yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan teknik uji korelasi Spearman
melalui IBM SPSS Statistic Version 25. Hasil penelitian menunjukkan jika terdapat
hubungan negatif yang signifikan antara self-compassion dengan stres akademik
dengan koefisien korelasi sebesar r = -0.617 dengan p = 0.000 (p < 0.05), sehingga
hipotesis dalam penelitian ini dapat diterima
Collections
- Psychology [2602]
