Efektivitas Biji Salak (Salacca Zalacca) Sebagai Bahan Koagulan Dalam Menurunkan Kadar Chemical Oxygen Demands (COD) pada Limbah Cair Industri Laundry
Abstract
Limbah cair laundry berupa air detergen mengandung beberapa bahan kimia
sehingga menyebabkan kasus pencemaran lingkungan. Telah dilakukan penelitian
tentang penentuan efektivitas biji salak (Salacca zalacca) sebagai koagulan dalam
menurunkan kadar Chemical Oxygen Demands (COD) pada limbah cair laundry
menggunakan metode koagulasi-flokulasi dengan mempertimbangkan beberapa
faktor seperti jenis koagulan biji salak, dosis koagulan, waktu pengadukan cepat,
dan pH larutan. Hasil karakterisasi koagulan biji salak menunjukkan senyawa yang
berperan sebagai koagulan adalah protein yang ditunjukkan pada hasil FTIR yaitu
adanya gugus –OH, N-H, C=O, C-H, dan C-O. Hasil karakterisasi SEM EDX
menunjukkan morfologi permukaan koagulan biji salak berbentuk seperti gumpalan
awan yang tidak merata serta hanya sedikit berpori, komposisi utama yang
terkandung yaitu karbon dan oksigen dengan kadar masing-masing 53,25% dan
44,75%. Hasil penelitian menunjukkan jenis koagulan terbaik adalah koagulan biji
salak tanpa maserasi dalam fase larutan. Pengolahan limbah cair laundry
menggunakan koagulan ekstrak NaCl biji salak dengan konsentrasi 1% b/v dan
diperoleh kondisi optimum koagulan biji salak yaitu pada dosis 10 ml, waktu
pengadukan cepat 9 menit, dan pH larutan 3 dengan % penurunan COD mencapai
95,89%. Hasil analisis tersebut telah mampu menurunkan kadar COD pada limbah
cair laundry sehingga memenuhi syarat yang ditetapkan Perda DIY No. 7 tahun
2016.
Collections
- Chemistry [753]
