| dc.description.abstract | Sampai saat ini negara Indonesia masih berjuang untuk melawan virus Covid19 yang semakin hari kasusnya semakin bertambah dengan variasi virus yang
bertambah juga. Provinsi DKI Jakarta merupakan provinsi dengan angka kasus
aktif COVID-19 tertinggi dari seluruh provinsi di Indonesia, tetapi juga telah
menerima vaksinasi 1 dan vaksinasi 2 tertinggi. Berdasarkan fakta tersebut,
jumlah kasus aktif COVID-19 seharusnya dapat ditekan. Dalam Tugas Akhir ini,
peneliti mengidentifikasi ketergantungan dan mengestimasi kasus aktif covid -19
berdasarkan jumlah vaksinasi 1 dan vaksinasi 2 di provinsi DKI Jakarta dengan
menggunakan data time series ketiga variabel dari tanggal 13 Januari 2021 hingga
24 September 2021. Variabel dependen yang digunakan yaitu kasus aktif covid-19
dengan variabel independennya vaksinasi 1 dan vaksinasi 2. Metode analisis yang
digunakan yaitu regresi berbasis C-vine dan D-vine copula di mana ke duanya
dibandingkan sehingga diperoleh pemodelan ketergantungan dan estimasi yang
terbaik. Dari analisis ini diperoleh hasil ketergantungan C-vine dan D-vine copula
yaitu pada pasangan variabel (𝑌) dan (𝑋1
) memiliki ketergantungan/hubungan
positif, pada pasangan variabel (𝑌) dan (𝑋2
) memiliki hubungan negatif, pada
pasangan variabel (𝑋1) dan (𝑋2
) memiliki hubungan positif. Kemudian diperoleh
juga hasil estimasi variabel (𝑌) yang terbaik dengan MAPE terkecil sebesar
0,597%. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bawha model terbaik
estimasi kasus aktif (𝑌) yaitu regresi berbasis D-vine copula. | en_US |