Show simple item record

dc.contributor.authorHalimah, Nur
dc.date.accessioned2024-10-22T07:07:55Z
dc.date.available2024-10-22T07:07:55Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/52906
dc.description.abstractSMP Negeri 8 Yogyakarta memiliki program-program keagamaan untuk mewujudkan visi misi sekolah. Dua tahun terakhir terdapat banyak peserta didik yang belum bisa membaca Alqur’an. Sedangkan SMP Negeri 8 Yogyakarta memiliki program keagamaan unggulan yaitu tahfidz, yang belum banyak didapati di sekolah-sekolah negeri. Sejak adanya covid-19 atau dua tahun terakhir, peserta didik SMP Negeri 8 Yogyakarta mengalami penurunan dalam kualitas baca tulis Alqur’an. Menghadapi tantangan tersebut, maka ada beberapa strategi yang digunakan SMP Negeri 8 Yogyakarta agar dapat mencetak siswa-siswi yang selain berprestasi juga memiliki karakter yang religius, serta bisa membaca Alqur’an dengan baik. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus penelitian. Teknik Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data penelitian ini menggunakan model interaktif yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman yaitu meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan program tuntas Iqra’ di SMP Negeri 8 Yogyakarta mampu meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur’an. Sebanyak 87 dari siswa-siswi yang mengikuti program ini menunjukkan 72 siswa-siswi telah mampu membaca Al-Qur’an dengan baik. Program ini menunjukkan hasil bahwa sebanyak 83% dapat membaca dan menulis Al-Qur’an dengan baik. Hal ini dapat terlihat ketika peserta didik mengikuti pembelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas yang menunjukkan peningkatan dalam membaca serta menulis Alqur’an dengan baik dan benar. Faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan program Tuntas Iqra’ di SMP Negeri 8 Yogyakarta ini adalah: a. Faktor Pendukung 1) Area Masjid yang luas 2) Ruangan Perpustakaan ber AC dan nyaman 3) Tersedia Alqur’an dan buku Iqra’ 4) Daya dukung serta kerjasama antara sekolah, orang tua, dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, serta BAZNAS. 5) Motivasi serta dorongan baik dari sekolah, dan orang tua. b. Faktor Penghambat 1) Terbatasnya pengajar dari internal dalam pelaksanaan program tuntas Iqra’ masih tergantung kepada pengajar dari luar 2) Butuh komunikasi yang lebih serta motivasi yang lebih yang diberikan kepada peserta didik yang mengikuti ekstra wajib Iqra’ 3) Peserta didik cenderung malu ketika mengikuti ekstra wajib Iqra’, disamping teman-teman yang lain sudah bisa membaca Alquran. Sistem evaluasi implementasi program tuntas Iqra’ di SMP Negeri 8 Yogyakarta dilakukan melalui asesmen sumatif dengan menggunakan EBTA pada akhir jenjang Iqra’ atau jilid 6. Hasil asesmen ini akan dijadikan acuan untuk menentukan sejauh mana tingkat kemampuan peserta didik dalam membaca serta menulis Alqur’an. Penilaian berdasarkan kelancaran serta ketepatan dalam bacaan.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectImplementasien_US
dc.subjectProgram Tuntas Iqra’en_US
dc.subjectBaca Tulis Alqur’anen_US
dc.titleImplementasi Program Tuntas Iqra’ dalam Upaya Meningkatkan Kemampuan Baca Tulis Alqur’an di SMP Negeri 8 Yogyakartaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21913061


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record