| dc.description.abstract | Peningkatan pengguna internet semakin meningkat pada masa pandemi
Covid-19. Peningkatan penggunaan internet di masa pandemi tidak disertai
dengan literasi digital terutama bagi perempuan dan anak-anak sehingga lebih
sulit bagi mereka untuk melindungi diri di dunia maya. Hal tersebut menyebabkan
banyak yang menjadi korban Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO). Salah
satu bentuk KBGO yang umum terjadi adalah pelecehan atau Cyber harassment.
Cyber harassment bisa disebut juga dengan pelecehan online dapat berupa
mengancam atau melecehkan melalui email, pesan instan, atau memposting
informasi secara online. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan
komentar pada media sosial terutama Instagram sehingga diketahui batasan dalam
berkomentar yang dapat dikategorikan pelecehan. Data penelitian berupa
komentar-komentar pada media sosial beberapa influencer di Instagram yang akan
dilakukan pemodelan untuk memprediksi komentar Cyber harassment. Metode
yang digunakan dalam penelitian ini adalah Random Forest yang sebelumnya
telah dibandingkan dengan metode Decision Tree, Gradient Boosting, dan
AdaBoost menggunakan perbandingan rata-rata akurasi. Model Random Forest
yang diperoleh memiliki akurasi setelah proses tuning parameter sebesar 90%.
Tahapan analisis TF-IDF dan pemodelan Random Forest akan disimpan dalam
sebuah pipeline yang akan dikembangkan menjadi sebuah website.
Pengembangan website menggunakan flask dan Heroku sehingga dapat diakses
secara umum untuk memprediksi komentar yang termasuk Cyber harassment
dengan alamat http://chpredict.herokuapp.com/. | en_US |