Show simple item record

dc.contributor.authorMahsamia, Ardelia
dc.date.accessioned2024-10-22T04:52:55Z
dc.date.available2024-10-22T04:52:55Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/52888
dc.description.abstractCV. Lumintu merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang tekstil dimana proses produksinya dilakukan mulai dari benang hingga menjadi produk jadi. CV. Lumintu terletak di Jl. Umbul Nilo, Dusun 1, Janti, Kec. Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Produk yang dihasilkan oleh CV. Lumintu ini adalah handuk kecil (35cm x 70cm), handuk besar (50cm x100cm), waslap dan ikhrom. Permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan adalah terdapat kecacatan produk handuk jenis handuk kecil pada setiap produksinya memiliki persentase kecacatan produk sebesar 3,1% dimana nilai tersebut melebihi batas toleransi persentase kecacatan yang ditetapkan oleh CV. Lumintu yaitu sebesar 2%. sehingga produk handuk kecil menjadi fokus untuk dilakukanya perbaikan kualitas. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meminimalisir risiko terjadinya kecacatan produk. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA), serta menggunakan bantuan tools diagram pareto dan juga fishbone diagram. Berdasarkan data yang diperoleh melalui observasi dan wawancara produk yang memiliki persentase kecacatan tertinggi adalah produk handuk kecil dan produk yang paling banyak diminati oleh pelanggan adalah handuk kecil. Berdasarkan hasil analisis pada proses produksi ditemukan 8 jenis kecacatan, dimana kecacatan dengan persentase tertinggi adalah produk berlubang/bolong dengan persentase 22,0%. Berdasarkan hasil identifikasi fishbone diagram dan pengolahan FMEA diperoleh faktor dominan yang menjadi penyebab kecacatan produk adalah operator kurang terampil dengan nilai RPN sebesar 80. Usulan yang diberikan setelah ditemukan akar permasalahan menggunakan FTA adalah membuat standar operasional prosedur terkait pelaksanaan proses tenun dan mengadakan pelatihan bagi operator untuk meningkatkan skill pekerja serta meningkatkan pengawasan oleh supervisor pada proses tenun agar operator bekerja sesuai dengan standar operasional.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPengendalian Kualitasen_US
dc.subjectKecacatan Produken_US
dc.subjectFMEAen_US
dc.subjectFTAen_US
dc.titleAnalisis Pengendalian Kualitas dengan Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) aan Fault Tree Analysis (FTA) Pada Proses Produksi Handuken_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20522078


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record