| dc.description.abstract | Banyak orangtua yang kurang memahami perannya dalam pendidikan anak dan berfikir
bahwa tanggung jawab pendidikan anak adalah guru di sekolah. Oleh karena itu Sekolah harus
mampu menciptakan kolaborasi yang baik dengan orangtua. Salah satu strategi memaksimalkan
peran orangtua dalam pendidikan anak adalah mengadakan suatu program yang mengeduasi
orangtua (Parenting). Yayasan Anak Emas membuat program Parenting untuk orangtua seluruh
divisi dari PAUD-MTs yang dinamakan “Madrasah Orangtua”. Madrasah Orangtua ini berhasil
dilaksanakan di tengah kondisi Pandemi Covid-19.
Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi
kasus. Peneliti menyelidiki secara cermat desain kurikulum Madrasah Orangtua, faktor pendukung
dan penghambat kegiatan Madrasah Orangtua serta peran Madrasah Orangtua dalam menanamkan
nilai-nilai Islam pada pendidikan anak di masa pandemic Covid-19. Informannya adalah
KetuaYayasan, pengurus yayasan dan wali murid Yayasan Anak Emas. Pengumpulan data dengan
observasi, wawancara dan dokumentasi, keabsahan data dilakukan dengan triangulasi dan
member-checking.
Hasil dari penelitian ini adalah 1). Madrasah Orangtua belum memiliki kurikulum yang baku,
namun implementasi program sudah cukup baik dikarenakan program dirancang dan direncanakan
sebaik dan semaksimal mungkin. Desain kurikulum Madrasah Orangtua mempertimbangkan
komponen tujuan, materi, strategi, media dan evaluasi. 2). Faktor pendukung kegiatan Madrasah
orangtua di Yayasan Anak Emas pada Era Pandemi Covid-19 adalah jaringan internet stabil,
Tingkat kesadaran orangtua tinggi, materi sesuai relavan dengan kondisi orangtua di masa
pandemi Covid-19, Kerjasama guru, Pemutaran materi yang lebih fleksibel dan Narasumber yang
menarik dan variatif. Sedangkan Faktor penghambatnya adalah Internet yang kurang stabil dan
kesadaran orangtua yang rendah. 3). Peran Madrasah Orangtua dalam menanamkan nilai-nilai
Islam dalam pendidikan anak di Yayasan Anak Emas Era Pandemi Covid-19: adalah Menanamkan
keimanan/ketauhidan kepada orangtua, Menyadarkan orangtua bahwa tanggung jawab utama
dalam mendidik anak adalah orangtua, sehingga program sekolah itu bisa optimal, Sebagai
jembatan yang mentransfer ilmu kepada orangtua supaya orangtua bisa mempraktikan dan
mengajak anak-anak di rumah, Menjalin silaturahmi antara orangtua dan pihak sekolah dan
sebagai Recharge dan Support kepada orangtua dalam menjalankan perannya. | en_US |