Evaluasi Penggunaan Obat Nyeri Pada Pasien Geriatri di Unit Rawat Inap RS Sardjito Berdasarkan Kriteria Beers 2023
Abstract
Latar Belakang : Prevalensi nyeri terus meningkat seiring bertambahnya usia pada
geriatri. Penggunaan obat yang tidak tepat pada geriatri tentunya harus dihentikan.
Salah satu acuan yang digunakan untuk mengevaluasi penggunaan atau peresepan
obat nyeri pada geriatri adalah kriteria Beers 2023.
Tujuan : Untuk mengetahui profil pasien, profil obat, dan profil PIMs (Potentially
Inappropriate Medications) pada geriatri yang menggunakan obat nyeri pada
kriteria Beers 2023 di Unit Rawat Inap RS Sardjito 2023.
Metode : Observasional analitik bersifat deskriptif data dari rekam medis pasien
dengan pengolahan menggunakan Microsoft Excel
Hasil : Penelitian ini melibatkan 39 pasien geriatri yang memenuhi kriteria inklusi
dan eksklusi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan mayoritas pasien berjenis
kelamin perempuan berusia 60-74 tahun dengan lama rawat inap selama >7 hari.
Ketidaksesuaian pengobatan nyeri pada geriatri di RS Dr. Sardjito berdasarkan
kriteria Beers yaitu kriteria 2 ketorolac inj (3%) peresepan, dan na diclofenac (15%)
dan ibuprofen (8%). Kriteria 3 yaitu na ketorolac inj (8%). Kriteria 5 yaitu fentanyl
(15%) dan kriteria 6 yaitu na diclofenac (13%).
Kesimpulan : Penggunaan obat nyeri berpotensi meningkatkan perdarahan GI dan
tekanan darah yang ditandai dengan perrpanjangan apTT, INR dan tekanan darah,
Collections
- Pharmacy [1871]
