• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Risiko Pada Aktivitas Supply Chain PT Seven Energi Solusi menggunakan Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Decision Making Trial dnd Evaluation Laboratory (Dematel)

    Thumbnail
    View/Open
    20522357.pdf (1.091Mb)
    Date
    2024
    Author
    Nisrina, Rifdha Adelia
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    PT Seven Energi Solusi merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang energi terbarukan dan tenaga surya baik untuk mitra lokal maupun international. Terdapat beberapa produk yang dimiliki seperti solar panel, inverter (Goodwe), dan lampu PJU (Penerangan Jalan Umum). Namun semua produk PT Seven Energi Solusi ini proses produksinya masih harus dilakukan di luar negeri hal ini dikarenakan bahan baku yang digunakan seperti silikon lebih mudah didapatkan dan harga lebih terjangkau sehingga perusahaan tidak akan terlepas dari bagian supply chain dalam memenuhi kebutuhan perusahaan yang bertugas untuk mendatangkan barang tersebut dari China. Permasalahan-permasalahan yang sering dihadapi PT Seven Energi Solusi yaitu seperti kerusakan barang saat proses pengiriman, terkendalanya pengiriman barang karena cuaca buruk, dan kesalahan dokumen yang dibutuhkan untuk proses Bea Cukai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat risiko dari tiap risiko yang terjadi dan bagaimana hubungan sebab akibat antar risiko serta strategi penanganan risiko yang menjadi prioritas untuk mengurangi risiko pada aktivitas supply chain di PT Seven Energi Solusi. Proses pengolahan data menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Decision Making Trial and Evaluation Laboratory (DEMATEL). Berdasarkan hasil perhitungan RPN pada metode FMEA terdapat 3 risiko yang termasuk dalam tingkatan tinggi, 4 risiko termasuk dalam tingkatan sedang dan 18 risiko termasuk dalam tingkatan rendah. Selanjutnya risiko yang telah diidentifikasi kemudian diolah menggunakan DEMATEL untuk mengetahui hubungan sebab akibat antar risiko yang terjadi. Didapatkan 13 risiko yang termasuk dispatcher atau kelompok penyebab dan 12 risiko termasuk receiver atau kelompok akibat. Risiko yang termasuk dalam kategori “tinggi” dan dispatcher 20% akan menjadi prioritas penanganan. Dengan demikian, didapatkan 6 risiko yang menjadi prioritas penanganan. Namun strategi penanganan risiko tetap dilakukan untuk seluruh risiko yang telah diidentifikasi sebelumnya.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/52819
    Collections
    • Industrial Engineering [2835]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV