Show simple item record

dc.contributor.authorSeptiani, Dewi
dc.date.accessioned2024-10-21T05:07:32Z
dc.date.available2024-10-21T05:07:32Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/52762
dc.description.abstractDalam menghafal Al-Qur’an bagi anak berkebutuhan khusus merupakan sebuah tantangan tersendiri seperti halnya yang ditemukan di kelas Amanah SDIT Hidayatullah, oleh karena itu di sekolah tersebut diterapkan metode ummi untuk mengoptimalkan proses hafalan Al-Qur’an pada anak berkebutuhan khusus. Dengan demikian tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan metode ummi bagi anak berkebutuhan khusus dan mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan metode ummi bagi anak berkebutuhan khusus di kelas Amanah SDIT Hidayatullah. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Mengetahui penerapan metode ummi dalam menghafal Al- Qur’an bagi anak berkebutuhan khusus kelas Amanah SDIT hidayatullah. 2) Mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam menerapkan metode ummi pada anak berkebutuhan khusus di kelas Amanah SDIT Hidayatullah. Hasil penelitian ini adalah langkah-langkah dalam menerapkan metode ummi dalam pembelajaran Al-Qur’an pada anak berkebutuhan khusus dilakukan dengan tahap perencanaan yaitu menentukan metode dalam pembelajaran Al-Qur’an, pembagian rombel belajar, menentukan materi hafalan, menentukan alokasi waktu. Tahap pelaksanaan yaitu kegiatan awal dilakukan dengan pembukaan dan doa belajar, apersepi atau murajaah. Selanjutnya kegiatan inti dilakukan dengan tadarrus atau ngaji sesuai jilid, hafalan surah. Kegiatan penutup dilakukan dengan penutupan dari pengajar dan diakhiri dengan salam. Tahapan yang dilakukan anak berkebutuhan khusus di kelas Amanah SDIT Hidayatullah menggunakan tahapan metode ummi yaitu, pembukaan, apersepsi atau murajaah, tadarrus atau ngaji jilid, hafalan surah pendek, dan penutup. Tahap evaluasi mencakup dua hal yaitu ketercapaian belajar peserta didik dan evaluasi pelaksanaan proses pembelajaran. Faktor pendukung penerapan metode ini berupa guru dan program yang bermutu, sarana prasarana dan sumber belajar yang lengkap. Faktor penghambat penerapan metode ini adalah suasana hati atau emosi anak berkebutuhan khusus berubah- rubah.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPenerapanen_US
dc.subjectMetode Ummien_US
dc.subjectAnak Berkebutuhan Khususen_US
dc.subjectMenghafal Al-Qur’anen_US
dc.titlePenerapan Metode Ummi dalam Menghafal Al-Qur’an Bagi Anak Berkebutuhan Khusus di Kelas Amanah Sekolah Dasar Islam Terpadu Hidayatullah Slemanen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20422070


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record