Show simple item record

dc.contributor.authorFebian, Tiara
dc.date.accessioned2024-10-21T04:33:44Z
dc.date.available2024-10-21T04:33:44Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/52751
dc.description.abstractSalah satu faktor krusial dalam menjaga sterilitas di ruang operasi (modular operating theatre) adalah kualitas udara, yang dipengaruhi oleh suhu, kelembaban, kecepatan, dan volume udara, yang berperan dalam mengontrol konsentrasi bakteri dan kadar oksigen. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kombinasi optimal suhu, kecepatan udara, dan volume udara guna meminimalkan konsentrasi bakteri serta mengoptimalkan kadar oksigen di ruang operasi. Metode eksperimen Taguchi dan analisis statistik Friedman digunakan dalam penelitian ini. Hasil menunjukkan bahwa kombinasi suhu 18°C, kecepatan udara 0,42 m/s2, dan volume udara 17,24 m3/s menghasilkan kadar oksigen 20,7% dan kadar bakteri 153 CFU/m3. Untuk mendukung sterilitas, sistem ventilasi yang menggunakan pre-filter, medium filter, dan ULPA filter direkomendasikan, di mana pre- filter menangkap partikel besar, medium filter menyaring partikel kecil, dan ULPA filter menangani mikroorganisme ultra-kecil. Kombinasi filtrasi ini terbukti efektif dalam menjaga sterilitas ruang operasi, mengurangi risiko infeksi nosokomial, dan meningkatkan keselamatan pasien. Penelitian ini juga merekomendasikan regulasi lebih spesifik terkait kualitas udara di ruang operasi di Indonesia guna mendukung penerapan sistem yang lebih optimal.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectModular Operating Theatreen_US
dc.subjectFriedmanen_US
dc.subjectSterilen_US
dc.subjectTaguchien_US
dc.subjectUdaraen_US
dc.titlePerancangan Kualitas Udara Ruang Operasi dengan Pendekatan Prinsip Ergonomien_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20522367


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record