Perancangan Kualitas Udara Ruang Operasi dengan Pendekatan Prinsip Ergonomi
Abstract
Salah satu faktor krusial dalam menjaga sterilitas di ruang operasi (modular operating
theatre) adalah kualitas udara, yang dipengaruhi oleh suhu, kelembaban, kecepatan, dan
volume udara, yang berperan dalam mengontrol konsentrasi bakteri dan kadar oksigen.
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kombinasi optimal suhu, kecepatan udara, dan
volume udara guna meminimalkan konsentrasi bakteri serta mengoptimalkan kadar
oksigen di ruang operasi. Metode eksperimen Taguchi dan analisis statistik Friedman
digunakan dalam penelitian ini. Hasil menunjukkan bahwa kombinasi suhu 18°C,
kecepatan udara 0,42 m/s2, dan volume udara 17,24 m3/s menghasilkan kadar oksigen
20,7% dan kadar bakteri 153 CFU/m3. Untuk mendukung sterilitas, sistem ventilasi yang
menggunakan pre-filter, medium filter, dan ULPA filter direkomendasikan, di mana pre-
filter menangkap partikel besar, medium filter menyaring partikel kecil, dan ULPA filter
menangani mikroorganisme ultra-kecil. Kombinasi filtrasi ini terbukti efektif dalam
menjaga sterilitas ruang operasi, mengurangi risiko infeksi nosokomial, dan
meningkatkan keselamatan pasien. Penelitian ini juga merekomendasikan regulasi lebih
spesifik terkait kualitas udara di ruang operasi di Indonesia guna mendukung penerapan
sistem yang lebih optimal.
Collections
- Industrial Engineering [2835]
