Pengaruh Inklusi Keuangan Terhadap Stabilitas Bank di Negara Asia
Abstract
Penelitian ini mengkaji dampak inklusi keuangan terhadap stabilitas perbankan
di 38 negara Asia selama periode 2013-2021. Dengan menggunakan analisis regresi
data panel, penelitian ini menguji dampak dari jumlah ATM, outstanding loan, mobile
cellular subscriptions, pertumbuhan populasi, dan konsentrasi bank terhadap stabilitas
bank yang diukur dengan bank Z-score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah
ATM dan mobile cellular subscriptions berpengaruh positif signifikan terhadap stabilitas
bank, sedangkan outstanding loan dan konsentrasi bank berpengaruh negatif signifikan.
Pertumbuhan populasi tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Hasil penelitian
ini menyoroti pentingnya menyeimbangkan antara perluasan akses keuangan dan
manajemen risiko untuk meningkatkan stabilitas sektor perbankan. Studi ini
memberikan implikasi penting bagi para pembuat kebijakan dan lembaga keuangan
dalam mengembangkan strategi inklusi keuangan yang efektif dengan tetap menjaga
stabilitas sistem perbankan di kawasan Asia.
Collections
- Economics [2702]
