Show simple item record

dc.contributor.authorZaki Mubarok, Muhammad
dc.date.accessioned2024-10-17T06:39:09Z
dc.date.available2024-10-17T06:39:09Z
dc.date.issued2022
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/
dc.description.abstractAda dua hal yang akan ditelaah dalam penelitian ini. Pertama, bagaimana strategi yang dilakukan oleh pendidikan agama Islam dalam mendiseminasikan pengetahuan keislaman kontekstual di kalangan kaum muda melalui publikasi dan pengembangan konten-konten di media sosial. Kedua, bagaimana strategi yang dilakukan oleh pendidikan agama Islam dalam membangun keislaman kontekstual agar agama mendapatkan ruang aktualisasi baru yang membawa kemaslahatan bagi kemanusiaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang difokuskan pada pendekatan “sosio- kultural” dan “diseminasi informasi”. Pendekatan sosio-kultural dimaksudkan untuk memahami konteks sosial dan kebudayaan yang melatarbelakangi adanya gagasan keislaman kontekstual. Sedangkan pendekatan diseminasi informasi digunakan untuk menulusuri proses penyebaran informasi yang direncanakan, diarahkan, dan dikelola yang bertujuan untuk membangun gagasan keislaman kontekstual melalui publikasi dan konten di media sosial. Dengan kata lain, diseminasi informasi merupakan kegiatan penyebaran informasi ke dalam lingkungan masyarakat. Yang mana kegiatannya dapat dilakukan dengan cara konferensi pers, wawancara pers, penulisan artikel, publikasi atau melalui penerbitan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan kaum muda menjadikan media sosial sebagai alat sumber referensi ternyata mendorong peranan pendidikan agama Islam untuk melakukan improve guna mendiseminasikan gagasan keislaman kontekstual. Oleh karena itu dalam konteks apapun pendidikan agama Islam memiliki peran yang sangat penting untuk dijadikan kerangka dasar dalam menavigasikan kaum muda di tengah perkembangan teknologi informasi. Selain itu, peranan pendidikan agama Islam memiliki kekuatan dan pengaruh yang sangat besar dalam proses diseminasi gagasan keislaman kontekstual di dunia virtual sehingga agama mendapatkan ruang aktualisasi baru yang membawa kemaslahatan bagi kemanusiaan. Dengan kata lain, peranan penting dalam pendidikan agama Islam memiliki keinginan untuk menjadikan salah satu pendidikan alternatif dalam menjembatani masyarakat, khususnya kaum muda yang ingin mempelajari keagamaan Islam secara mudah.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectGagasan Keislaman Kontekstual, Pendidikan Keagamaan, Media Sosial, Digitalen_US
dc.titleMembangun Gagasan Keislaman Kontekstual Melalui Pendidikan dan Konten Media Sosialen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM19913045


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record