Membangun Gagasan Keislaman Kontekstual Melalui Pendidikan dan Konten Media Sosial
Abstract
Ada dua hal yang akan ditelaah dalam penelitian ini. Pertama, bagaimana strategi yang
dilakukan oleh pendidikan agama Islam dalam mendiseminasikan pengetahuan keislaman
kontekstual di kalangan kaum muda melalui publikasi dan pengembangan konten-konten di media
sosial. Kedua, bagaimana strategi yang dilakukan oleh pendidikan agama Islam dalam membangun
keislaman kontekstual agar agama mendapatkan ruang aktualisasi baru yang membawa
kemaslahatan bagi kemanusiaan.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang difokuskan pada pendekatan “sosio-
kultural” dan “diseminasi informasi”. Pendekatan sosio-kultural dimaksudkan untuk memahami
konteks sosial dan kebudayaan yang melatarbelakangi adanya gagasan keislaman kontekstual.
Sedangkan pendekatan diseminasi informasi digunakan untuk menulusuri proses penyebaran
informasi yang direncanakan, diarahkan, dan dikelola yang bertujuan untuk membangun gagasan
keislaman kontekstual melalui publikasi dan konten di media sosial. Dengan kata lain, diseminasi
informasi merupakan kegiatan penyebaran informasi ke dalam lingkungan masyarakat. Yang mana
kegiatannya dapat dilakukan dengan cara konferensi pers, wawancara pers, penulisan artikel,
publikasi atau melalui penerbitan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan kaum muda menjadikan media sosial
sebagai alat sumber referensi ternyata mendorong peranan pendidikan agama Islam untuk
melakukan improve guna mendiseminasikan gagasan keislaman kontekstual. Oleh karena itu
dalam konteks apapun pendidikan agama Islam memiliki peran yang sangat penting untuk
dijadikan kerangka dasar dalam menavigasikan kaum muda di tengah perkembangan teknologi
informasi. Selain itu, peranan pendidikan agama Islam memiliki kekuatan dan pengaruh yang
sangat besar dalam proses diseminasi gagasan keislaman kontekstual di dunia virtual sehingga
agama mendapatkan ruang aktualisasi baru yang membawa kemaslahatan bagi kemanusiaan.
Dengan kata lain, peranan penting dalam pendidikan agama Islam memiliki keinginan untuk
menjadikan salah satu pendidikan alternatif dalam menjembatani masyarakat, khususnya kaum
muda yang ingin mempelajari keagamaan Islam secara mudah.
Collections
- Master of Islamic Studies [1769]
