Inovasi Usaha Makanan Tradisional Bakul Makuna
Abstract
Industri kuliner dikenal sebagai salah satu industri yang cepat berkembang , karena
hanya membutuhkan modal awal yang relatif kecil didukung dengan daya beli masyarakat
yang tinggi. Industri kuliner saat ini memiliki segmentasi pasar yang luas dibandingkan dengan
industri lainnya karena pada dasarnya makanan merupakan kebutuhan mendasar yang
universal bagi semua orang. UMKM di bidang kuliner menjadi yang paling diminati diantara
bidang UMKM lainnya. Persaingan yang cukup ketat di industri makanan saat ini
membutuhkan pelaku bisnis yang terus menggunakan strategi dan inovasi yang relevan
dikondisikan dengan lingkungannya, ini dilakukan demi mewujudkan keunggulan yang
kompetitif dan keberlanjutan perusahaan. Agar perusahaan tetap eksis dalam lingkungan bisnis
yang dinamis strategi yang penulis gunakan yakni Business Canvas Model dan Porter Fiva
Forces’s Model.
Bakul Makuna merupakan sebuah usaha dibidang kuliner yang dimulai sejak awal
tahun 2023. Usaha tersebut dibuat oleh mahasiswa, saat ini Bakul Makuna memproduksi risol
isian ayam suwir pedas, ceker mercon juga wonton chili oil. Selogan dari Bakul Makuna adalah
pemadam kelaparan diambil dari ide penulis, jika pemadam kebakaran memadamkan api maka
Bakul Makuna dapat memadamkan kelaparan di waktu istirahat. Dilihat dari segi keuangannya,
menunjukan bahwa proyek bisnis Bakul Makuna sangat layak untuk dilanjutkan. Berinovasi
dengan makanan zaman sekarang dan tetap menjunjung tinggi kelestarian makanan tradisional,
pemanfaatan media sosial yang semakin hari semakin maju untuk melakukan bisnis makanan
perlunya mengetahui target pasar yang tepat agar penjualan produk berjalan lancar.
Collections
- Accounting [5046]
