Show simple item record

dc.contributor.authorFarras, Asyam Irfan
dc.contributor.authorBasyika, Nisal Muhammad
dc.date.accessioned2024-10-16T07:06:24Z
dc.date.available2024-10-16T07:06:24Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/52530
dc.description.abstractKebutuhan energi listrik di Indonesia terus bertambah sejalan dengan pertumbuhan ekonomi, jumlah penduduk, dan sektor industri. Untuk mendukung pembangunan berkelanjutan, pemerintah telah menyusun kebijakan energi nasional yang mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam dan manusia. Pada tahun 2022, konsumsi listrik mencapai 273.761,48 GWh, dengan sektor rumah tangga dan industri sebagai konsumen terbesar. Berdasarkan studi jangka panjang, pada tahun 2025, kebutuhan energi diperkirakan akan meningkat empat kali lipat dibandingkan tahun 2000, sehingga diperlukan diversifikasi sumber energi, termasuk Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Namun, penerimaan masyarakat terhadap PLTN masih rendah karena kekhawatiran terhadap potensi risiko nuklir dan tingginya biaya investasi. Untuk mengatasi tantangan ini, edukasi mengenai energi nuklir melalui sarana seperti simulasi Reaktor Nuklir sangat penting. Simulator Sistem Batang Kendali Reaktor PLTN telah dikembangkan untuk melatih operator dan menguji sistem kontrol reaktor dalam lingkungan yang aman. Penggunaan alat ini menunjukkan peningkatan efisiensi dalam pengambilan keputusan serta peningkatan keamanan reaktor, meskipun ada kendala teknis terkait pengalaman pengguna dan penyesuaian komponen. Alat ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap kesalahan sistem dan mendukung operasional reaktor yang lebih aman dan efisien. Pada sistem kendali batang reaktor nuklir, terdapat sistem keamanan atau redundansi yang berperan dalam melindungi reaktor dari potensi bahaya. Sistem ini dirancang agar kendali batang reaktor tetap beroperasi meskipun terjadi kegagalan pada komponen utamanya. Sebagai dukungan untuk penelitian dan pengujian, sebuah simulator dikembangkan untuk menguji dan mengevaluasi kinerja sistem kendali dalam berbagai kondisi operasional. Simulator ini memungkinkan para peneliti menemukan kelemahan serta memperbaiki desain sistem kendali, sehingga meningkatkan keamanan reaktor secara keseluruhan. Oleh karena itu, simulator ini menjadi alat yang sangat penting untuk menjaga keamanan dan keandalan operasi reaktor nuklir. Pengalaman pengguna saat menggunakan sistem yang telah dibuat cukup memuaskan, meskipun terdapat beberapa kendala. Masalah yang muncul meliputi penyesuaian terhadap komponen yang tersedia, pengurangan penggunaan mikrokontroler, serta keterbatasan optimalisasi sistem. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pengalaman pengguna dengan komponen yang ada. Selain itu, sistem belum dapat berfungsi secara maksimal karena keterbatasan waktu dan keahlian pengguna.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.titleSimulator Sistem Batang Kendali Reaktor Nukliren_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20524177
dc.Identifier.NIM20524179


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record