Ketidakpuasan Tubuh dan Perilaku Diet Pada Wanita Emerging Adulthood di Yogyakarta
Abstract
Standar kecantikan yang menganggap wanita langsing merupakan representasi
kecantikan mendorong banyak perempuan muda, terutama di fase emerging
adulthood, untuk melakukan diet. Tekanan sosial dan media sosial memperkuat
ketidakpuasan tubuh, yang sering kali berujung pada perilaku diet berisiko.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara ketidakpuasan tubuh
dan perilaku diet pada wanita emerging adulthood di Yogyakarta. Responden dalam
penelitian ini adalah 85 wanita yang sedang melakukan diet dengan rentang usia
18-25 tahun. Penelitian ini menggunakan skala Body Shape Questionnaire (BSQ-
34) dari Cooper et al. (1987) untuk mengukur ketidakpuasan tubuh dan skala The
Dutch Eating Behaviour Questionnaire (DEBQ) dari Strein et al. (1986) untuk
mengukur perilaku diet. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat hubungan positif
antara ketidakpuasan terhadap bentuk tubuh dengan kecenderungan perilaku diet
pada wanita (r = 0.393 dan p 0.000), dengan demikian hipotesis dalam penelitian
ini diterima.
Collections
- Psychology [2602]
