Show simple item record

dc.contributor.authorDewangga, Virgansa Mahesa Setya
dc.date.accessioned2024-10-16T04:14:04Z
dc.date.available2024-10-16T04:14:04Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/52502
dc.description.abstractPenelitian ini menganalisis tata niaga beras di Kabupaten Ponorogo dengan tujuan mengidentifikasi dan memahami aspek-aspek yang memengaruhi efisiensi distribusi, penetapan harga, serta struktur dan perilaku pelaku di sepanjang rantai pasok beras. Kabupaten Ponorogo memiliki peran penting dalam produksi beras di Indonesia, namun permasalahan dalam tata niaga sering kali menghambat kesejahteraan petani. Tata niaga yang panjang dan praktik double marginalization menyebabkan harga yang diterima petani rendah, sementara harga akhir untuk konsumen tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara dengan petani, pengepul, pedagang besar, dan pengecer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakefisienan dalam proses distribusi, ketidaktransparanan harga, serta penguasaan oleh pengepul besar menjadi faktor dominan yang mempengaruhi tata niaga beras di Ponorogo. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan efisiensi tata niaga dan kesejahteraan petani, serta sebagai dasar untuk kebijakan terkait sektor pertanian dan pangan di Kabupaten Ponorogo.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectTata Niaga Berasen_US
dc.subjectKabupaten Ponorogoen_US
dc.subjectDouble Marginalizationen_US
dc.subjectEfisiensi Distribusien_US
dc.subjectPetanien_US
dc.titleAnalisis Tata Niaga Beras “Studi Kasus Perniagaan Beras Kabupaten Ponorogo”en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20313331


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record