• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Risiko Bahaya Pada Proses Pembuatan Bus dengan menggunakan Metode Hazard Identification Risk Assesment And Risk Control (Hirarc)

    Thumbnail
    View/Open
    20522361.pdf (1.682Mb)
    Date
    2024
    Author
    Perdana, Erianda
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kecelakaan kerja merupakan suatu peristiwa yang dihindari oleh berbagai sektor di industri karena dapat menimbulkan dampak yang serius bagi keselamatan dan kesejahteraan dari pekerja. PT. Laksana Bus Manufaktur merupakan perusahaan karoseri produksi sebuah bus. PT. Laksana Bus Manufaktur sendiri masih menggunakan tenaga manual dari para pekerja untuk memproduksi bus mereka. Berdasarkan status karyawan, pekerja PT. Laksana Bus Manufaktur terbagi menjadi 3 macam, yaitu status borongan, status kontrak, dan status tetap. Tercatat sebanyak 13 kecelakaan kerja yang terjadi dalam 3 tahun terakhir, dimana PT. Laskana bus manufaktur telah mentapkan ketentuan SOP akan tetapi kecelakaan kerja yang terjadi tersebut banyak yang disebebkan oleh kurangnya kesadaran pekerja akan pentingnya Kesehatan dan Keselamatan Kerja, sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bahaya yang terdapat pada proses produksi bus dan memberikan penilaian risiko serta meberikan pengandalian risiko dari potensi bahaya yang terdapat pada proses produksi dengan menggunakan metode HIRARC. Diperoleh hasil dari penelitian ini yaitu terdapat 5 potensi bahaya dengan kategori rendah, 4 potensi bahaya dengan kategori sedang, 1 potensi bahaya dengan kategoti tinggi, dan 3 potensi bahaya dengan kategori extreme yaitu pada divisi prachasis dengan kode PC3, pada divisi body rangka dengan kode BR4, dan pada divisi finishing dengan kode FS2. Ketiga Aktivitas pekerjaan tersebut perlu dilakukan penanganan dengan segera karena dapat mengancam aktivitas serta keselamatan dari pekerja itu sendiri. Pengendalian risiko diberikan pada potensi bahaya dengan kategori extreme. Pengendalian risiko yang diberikan berupa penggunaan APD seperti safety helm, safety glass, safety gloves, dan safety shoes.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/52484
    Collections
    • Industrial Engineering [2835]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV