Show simple item record

dc.contributor.authorSari Ratna Kumala, Endah
dc.date.accessioned2024-10-16T03:06:46Z
dc.date.available2024-10-16T03:06:46Z
dc.date.issued2021
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id
dc.description.abstractBayi BBLR merupakan bayi dengan berat lahir kurang dari 2500 gram. Bayi BBLR mempunyai morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Nutrisi bayi merupakan komponen yang penting untuk mengurangi mortalitas dan morbiditas. Status pemberian ASI merupakan nutrisi utama pada bayi yang mempengaruhi status gizi bayi. Mengetahui hubungan pemberian ASI Eksklusif terhadap status gizi bayi dengan riwayat BBLR pada wilayah Puskesmas Tanjunganom, Nganjuk, Jawa Timur Penelitian ini merupakan studi cohort retrospekrif observasional analitik yang dilakukan pada bulan April hingga Mei 2021. Sampel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi berjumlah 79 data. Data berasal dari cohort bayi tahun 2018. Sampel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dilakukan analisis univariat dan bivariat. Bayi yang mengalami BBLR 74 bayi dengan menyesuaikan kriteria inklusi dan eksklusi. Presentase pemberian ASI Eksklusif sebanyak 37,8%. Status gizi saat usia 6 bulan 59,5% didapatkan status gizi normal. Tidak ditemukan hubungan signifikan pemberian ASI Eksklusif terhadap status gizi bayi usia 6 bulan dengan riwayat BBLR dengan p = 0,751en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectBBLR, Status Gizi, ASI Eksklusifen_US
dc.titleHubungan Pemberian ASI Eksklusif dengan Status Gizi pada Bayi 6 Bulan dengan Riwayat BBLR di Puskesmas Tanjunganom Nganjuk Tahun 2018en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM18711090


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record