Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dengan Status Gizi pada Bayi 6 Bulan dengan Riwayat BBLR di Puskesmas Tanjunganom Nganjuk Tahun 2018
Abstract
Bayi BBLR merupakan bayi dengan berat lahir kurang dari 2500
gram. Bayi BBLR mempunyai morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Nutrisi bayi
merupakan komponen yang penting untuk mengurangi mortalitas dan morbiditas.
Status pemberian ASI merupakan nutrisi utama pada bayi yang mempengaruhi
status gizi bayi.
Mengetahui hubungan pemberian ASI Eksklusif terhadap
status gizi bayi dengan riwayat BBLR pada wilayah Puskesmas Tanjunganom,
Nganjuk, Jawa Timur
Penelitian ini merupakan studi cohort retrospekrif
observasional analitik yang dilakukan pada bulan April hingga Mei 2021. Sampel
yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi berjumlah 79 data. Data berasal dari
cohort bayi tahun 2018. Sampel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi
dilakukan analisis univariat dan bivariat.
Bayi yang mengalami BBLR 74 bayi dengan menyesuaikan kriteria inklusi
dan eksklusi. Presentase pemberian ASI Eksklusif sebanyak 37,8%. Status gizi
saat usia 6 bulan 59,5% didapatkan status gizi normal.
Tidak ditemukan hubungan signifikan pemberian ASI Eksklusif
terhadap status gizi bayi usia 6 bulan dengan riwayat BBLR dengan p = 0,751
URI
dspace.uii.ac.idCollections
- Medical Education [2954]
