| dc.description.abstract | PT. Yamaha Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur berfokus
pada ekspor piano yang diproduksi piano jenis Upright Piano (UP) dan Grand Piano (GP).
Persaingan antar perusahaan yang semakin ketat menyebabkan PT. Yamaha Indonesia harus
menghasilkan produk yang berkualitas dan semakin meningkatkan produktivitasnya. Untuk
mencapai hal tersebut perusahaan berusaha untuk mengurangi pemborosan yang ada pada lini
produksinya, khususnya di PT. Yamaha Indonesia pada kelompok kerja Disklavier Assy GP.
Produktivitas yang masih berada dibawah target produksi yang ditetapkan. Hal ini berarti
bahwa output yang dihasilkan masih belum optimal dan belum dapat memenuhi rencana
produksi internal perusahaan. Kemudian, margin yang dimiliki Disklavier assy masih cukup
tinggi, menunjukkan adanya ketidak efisienan pada proses perakitan yang berakibat pada
peningkatan biaya produksi yang diinginkan. Dengan mengkombinasikan metode Full Time
Equivalent untuk menganalisis beban kerja dan Waste Assessment Model untuk
mengidentifikasi pemborosan, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas di
section Disklavier Assy GP. Dari perhitungan FTE, dapat disimpulkan bahwa beban kerja dari
4 operator pada bulan Januari 2024 – Maret 2024 masih dalam kategori “underload”. Hal ini
menunjukkan bahwa jumlah operator yang ada lebih banyak daripada yang sebenarnya
dibutuhkan untuk mengatasi beban kerja yang ada pada bulan tersebut. perusahaan dapat
mempertimbangkan untuk menyesuaikan jumlah operator sesuai dengan tingkat produksi yang
sebenarnya. Berdasarkan hasil pengolahan data menggunakan metode Waste Assessment Model
didapatkan 2 waste dengan presentasi tertiggi yaitu waste motion dan waste inventory, waste
motion sebesar 20,3% dan waste inventory sebesar 20,1%. Usulan yang diberikan untuk
mengatasi beban kerja yaitu dengan rancangan pendistribusian ulang job description untuk
bulan April 2024. Selain itu, perubahan dalam tata letak penyimpanan material dan penataan
rak penyimpanan diusulkan untuk mengurangi waste motion dan waste inventory. | en_US |