• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Tren Pengajuan Perkara Cerai Gugat oleh Kalangan Wanita Karir di Pengadilan Agama Sleman

    Thumbnail
    View/Open
    17421121.pdf (3.445Mb)
    Date
    2021
    Author
    Hilmi Yazid Muttahid, Ahmad
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pernikahan ialah akad yang sangat kuat untuk mentaati perintah Allah dan melaksanakannya merupakan ibadah. Dalam suatu perkawinan semua orang menghendaki kehidupan rumah tangga yang sejahtera, kekal, dan bahagia. Akan tetapi tidak mudah untuk mewujudkan hal itu, di era zaman modern banyak macam persoalan rumah tangga yang rumit untuk diselesaikan oleh suami istri. Dapat dilihat dalam tiga tahun kebelakang yakni tahun 2018-2020 cerai talak sebanyak 1.446 sedangkan cerai gugat sebanyak 3.927. Fenomena cerai gugat yang hampir dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan cerai talak berada di Pengadilan Agama Sleman. Salah satu kasusnya disebabkan posisi perempuan yang lebih mandiri. Seperti soal karir, perempuan yang berfokus pada karir cenderungan untuk mengesampingkan keluarga. Dari hal tersebut lalu menimbulkan persoalan dalam rumah tangga yang berujung pada perceraian. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian lapangan yang objeknya ialah hakim Pengadilan Agama Sleman dan pelaku cerai gugat. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan sosiologis. Sedangkan metode penilitian dalam sekripsi ini menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor yang melatarbelakangi perceraian dalam keluarga wanita karir ini yaitu ekonomi, adanya orang ketiga, KDRT, tidak adanya tanggung jawab, dan moral yang sering menjadi persoalan sehingga menjadikan perceraian dalam rumah tangga. Dampak dari cerai gugat ini adalah anak menjadi korban karena kurangnya kasih sayang dari orang tua, perekonomian yang semakin sulit dari pihak wanita karir, orang tua wanita karir juga harus menanggung beban moral lingkungan, dan gangguan emosi yang dialami oleh wanita karir.
    URI
    dspace.uii.ac.id
    Collections
    • Islamic Law [923]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV