Show simple item record

dc.contributor.authorMasduqi, Irwan
dc.date.accessioned2024-10-15T04:03:29Z
dc.date.available2024-10-15T04:03:29Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/52388
dc.description.abstractDisertasi ini dilatarbelakangi oleh pemikiran tentang pentingnya memperkuat dasar-dasar negara Indonesia dan memberikan catatan kritis terhadap pemikiran-pemikiran khilafah yang ditawarkan oleh kelompok anti Pancasila. Pemikiran Syaikh Wahbah az-Zuhaili dan Syaikh Ahmad at-Tayyib yang mengkritik sistem khilafah sangat relevan untuk dikaji guna memenuhi tujuan di atas. Dalam disertasi ini peneliti membahas riwayat hidup Wahbah az-Zuhaili dan Ahmad at-Tayyib, pemikiran kritis kedua tokoh tersebut terhadap sistem khilafah, dan relevansinya untuk konteks Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan historis dan pendekatan sejarah pemikiran. Pendekatan historis digunakan untuk menjelaskan riwayat hidup Wahbah az-Zuhaili dan Ahmad at-Tayyib, baik menyangkut kepribadian, pendidikan, karir maupun pemikirannya. Sedangkan pendekatan sejarah pemikiran digunakan untuk menjelaskan genealogi pemikiran, konteks pemikiran, dan hubungannya dengan masyarakat. Adapun teori yang digunakan adalah teori kritik nalar poltik yang digagas oleh Muhammad ‘Abid al-Jabiri, teori fikih sosial yang digagas oleh KH Sahal Mahfudh, dan klasifikasi tiga paradigma relasi agama dan negara menurut Munawir Sadzali.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.titleKritik Syaikh Wahbah Az-zuhaili dan Syaikh Ahmad At-tayyib Terhadap Sistem Khilafahen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM19933003


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record