Kritik Syaikh Wahbah Az-zuhaili dan Syaikh Ahmad At-tayyib Terhadap Sistem Khilafah
Abstract
Disertasi ini dilatarbelakangi oleh pemikiran tentang pentingnya
memperkuat dasar-dasar negara Indonesia dan memberikan catatan kritis
terhadap pemikiran-pemikiran khilafah yang ditawarkan oleh kelompok
anti Pancasila. Pemikiran Syaikh Wahbah az-Zuhaili dan Syaikh Ahmad
at-Tayyib yang mengkritik sistem khilafah sangat relevan untuk dikaji
guna memenuhi tujuan di atas. Dalam disertasi ini peneliti membahas
riwayat hidup Wahbah az-Zuhaili dan Ahmad at-Tayyib, pemikiran
kritis kedua tokoh tersebut terhadap sistem khilafah, dan relevansinya
untuk konteks Indonesia.
Penelitian ini menggunakan pendekatan historis dan pendekatan
sejarah pemikiran. Pendekatan historis digunakan untuk menjelaskan
riwayat hidup Wahbah az-Zuhaili dan Ahmad at-Tayyib, baik
menyangkut kepribadian, pendidikan, karir maupun pemikirannya.
Sedangkan pendekatan sejarah pemikiran digunakan untuk menjelaskan
genealogi pemikiran, konteks pemikiran, dan hubungannya dengan
masyarakat. Adapun teori yang digunakan adalah teori kritik nalar poltik
yang digagas oleh Muhammad ‘Abid al-Jabiri, teori fikih sosial yang
digagas oleh KH Sahal Mahfudh, dan klasifikasi tiga paradigma relasi
agama dan negara menurut Munawir Sadzali.
