Sintesis Fame Dari Jelantah Sebagai Bahan Baku Biosolar dengan Penambahan Bioaditif Untuk Optimalisasi Pembakaran Pada Mesin Diesel
Abstract
Kebutuhan bahan bakar diesel di Indonesia yang kian meningkat menimbulkan
permasalahan pada kelangkaan BBM. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan
untuk memanfaatkan Fatty Acid Methyl Ester (FAME) yang disintesis dari jelantah
sebagai bahan baku biosolar B35. Selain itu, penggunaan bahan bakar diesel
berdampak negatif terhadap lingkungan berupa emisi gas buang CO, CO2, HC, O2,
dan NOx yang dihasilkan dari proses pembakaran yang tidak sempurna. Dalam
mengatasi permasalahan tersebut, penambahan bioaditif dilakukan sebagai
penyumbang gugus oksigenat untuk mengoptimalkan pembakaran dalam
mengurangi emisi gas buang. Tahapan penelitian terdiri dari: 1) Sintesis FAME dari
minyak jelantah melalui reaksi transesterifikasi menggunakan katalis basa; 2) B35
diformulasikan dari 35% FAME dengan penambahan 65% Dexlite; 3) Penambahan
bioaditif dari fraksi minyak serai wangi; 4) Pengujian emisi gas buang
menggunakan mesin diesel Nissan SD 22. Hasil penelitian menunjukkan kadar
FAME yang diperoleh 99,86%. Penambahan bioaditif pada B35 mampu
menurunkan emisi gas CO sebesar 45%. Namun, emisi gas HC tidak berubah
signifikan.
Collections
- Chemistry [741]
