Analisis Pengaruh Kebijakan Moneter Terhadap Stabilitas Makroekonomi di Indonesia menggunakan Vector Error Correction Model
Abstract
Setiap negara tentunya berharap agar memiliki kondisi ekonomi yang stabil. Oleh
karena itu, penting untuk merumuskan suatu kebijakan yang memadai guna
mencapai stabilitas perekonomian tersebut. Kebijakan ini dinamakan juga dengan
kebijakan makroekonomi atau ekonomi makro. Kebijakan ekonomi makro
memegang peran penting yang sangat vital dalam mengelola kesehatan ekonomi
suatu negara. Salah satu bagian integral dari kerangka kebijakan ekonomi makro
adalah kebijakan moneter, yang diterapkan oleh bank sentral. Kebijakan moneter
dijalankan dengan mengatur besaran moneter (termasuk suku bunga acuan dan
cadangan wajib minimum) guna membantu mencapai stabilitas ekonomi makro
yang dicerminkan oleh beberapa hal, dua diantaranya adalah inflasi dan tingkat
pengangguran. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk melihat bagaimana
pengaruh instrumen kebijakan moneter, yakni suku bunga acuan dan cadangan
wajib minimum terhadap stabilitas ekonomi makro yang dilihat dari segi inflasi dan
tingkat pengangguran menggunakan metode Vector Error Correction Model
(VECM). Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat pengaruh signifikan dari
suku bunga acuan dan cadangan wajib minimum terhadap tingkat pengangguran
terbuka dan inflasi dalam jangka pendek, namun terindikasi adanya pengaruh
terhadap inflasi dalam jangka panjang.
Collections
- Statistics [1251]
