Show simple item record

dc.contributor.authorWirajuang Daurrohmah, Eka
dc.date.accessioned2024-10-09T06:30:21Z
dc.date.available2024-10-09T06:30:21Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id
dc.description.abstractKorupsi telah banyak terjadi baik di sektor publik maupun swasta. Suap merupakan jenis korupsi terbanyak yang terjadi di Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan metode yang efektif untuk mendeteksi suap. Salah satu metode yang efektif untuk mendeteksi suap adalah audit forensik. Audit forensik memerlukan sumber yang relevan dalam prosesnya. Sumber tersebut dapat berasal dari whistle-blowing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas audit forensik dalam mendeteksi suap dengan dukungan whistle-blowing. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengambilan data menggunakan semi structure interview. Sampel penelitian ini berjumlah 14 orang pemeriksa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) baik Pusat maupun Perwakilan. Analisa data penelitian ini menggunakan bantuan aplikasi Nvivo 11. Berdasarkan model penelitian komprehensif yang dihasilkan dari penelitian ini dapat dikatakan bahwa audit forensik efektif dalam mendeteksi suap dan whistle-blowing dapat mendukung efektivitas audit forensik dalam mendeteksi suap namun pelaksanaan whistle-blowing di institusi pemerintah belum sempurna.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectWhistle-Blowing, Audit Forensik, dan Deteksi Suapen_US
dc.titleEfektivitas Audit Forensik dalam Mendeteksi Suap dengan Dukungan Whistle-Blowingen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM15919036
dc.Identifier.NIM15919036


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record