Analisis Minat Masyarakat Menjadi Nasabah Bank Syariah di Kabupaten Klaten
Abstract
Perkembanagan ekonomi islam saat ini mengalami pertumbuhan yang sangat
pesat, misalnya pada sektor keuangan dan perbankan. Hal ini ditunjukkan dari semakin
banyaknya bank-bank syariah di Indonesia. Akan tetapi, hal tersebut tidak sejalan
dengan minat masyarakat untuk menjadi nasabah di bank syariah. Minat masyarakat
terhadap bank syariah masih rendah terutama yang terjadi di Kabupaten Klaten.
Padahal mayoritas penduduk di Kabupaten Klaten merupakan pemeluk agama Islam
sehingga dapat menjadi potensi yang baik untuk perkembangan bank syariah. Minat
sendiri merupakan bentuk ketertarikan atau perhatian terhadap sesuatu hal. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh secara parsial dan simultan promosi,
standar kepatuhan syariah, pengetahuan dan kemudahan akses terhadap minat
masyarakat menjadi nasabah bank syariah. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif
deskriptif dengan menggunakan metode regresi linier berganda. Data yang diperoleh
dalam penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh melalui penyebaran
kuesioner melalui google form secara acak atau random sampling kepada seluruh masyarakat
di Kabupaten Klaten. Dengan jumlah responden sebanyak 92. Hasil dari penelitian
adalah secara parsial promosi, standar kepatuhan syariah, pengetahuan dan kemudahan
akses mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap minat masyarakat
menjadi nasabah bank syariah di Kabupaten Klaten dan secara simultan promosi,
standar kepatuhan syariah, pengetahuan dan kemudahan akses mempunyai pengaruh
yang positif dan signifikan terhadap minat masyarakat menjadi nasabah bank syariah
di Kabupaten Klaten. Harapan kedepannya bank syariah dapat meningkatkan minat
masyarakat terhadap bank syariah melalui promosi yang lebih bervariasi, standar
kepatuhan syariah, dengan melakukan pendekatan, pengetahuan dengan lebih banyak
memberikan informasi, dan kemudahan akses dengan memudahkan masyarakat untuk
dapat menjangkau bank syariah melalui kemudahan dalam pembiayaan, persebaran
ATM dan kantor cabang yang lebih banyak.
Collections
- Economics [2702]
