Pendidikan Sekolah Islam Terpadu Sebagai Penguatan Pendidikan Antikorupsi (Studi Kasus di SMA Islam Terpadu Baitussalam Yogyakarta)
Abstract
Fokus penelitian ini mengkaji bagaimana penerapan Pendidikan Islam Terpadu di SMA
IT Baitussalam Yogyakarta dengan penanaman nilai-nilai integritas dapat memperkuat Pendidikan
Antikorupsi menggunakan indikator nilai 9 antikorupsi. Penelitian kualitatif ini menggunakan
metode studi kasus dengan wawancara mendalam semi terstruktur untuk mendapatkan data dari
responden. Data penelitian diolah menggunakan Computer Assisted Qualitative Data Analysis
Software (CAQDAS) yaitu aplikasi NVivo 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kunci utama
Pendidikan Islam Terpadu adalah menanamkan nilai integritas melalui 2 elemen, yaitu pada sisi
peserta didik dan tenaga pendidik. Peserta didik mendapatkan pemahaman dan teladan mengenai
integritas dari tenaga pendidik atau guru. Pemahaman akan prinsip integritas akan menumbuhkan
motivasi, tindakan dan kepedulian untuk berperilaku yang berintegritas. Sedangkan teladan dari
guru memberikan contoh praktik, sehingga bisa tercipta budaya yang syarat akan nilai-nilai
integritas.
Collections
- Master of Accountancy [314]
