• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Dissertations
    • Doctor of Islamic Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Dissertations
    • Doctor of Islamic Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengelolaan Zakat Kawasan Perbatasan Indonesia-malaysia (Studi Komparatif Pada Baznas Nunukan Kalimantan Utara dan Bahagian Zakat Majlis Ugama Islam Sabah)

    Thumbnail
    View/Open
    20933002.pdf (7.410Mb)
    Date
    2024
    Author
    Syam, Fahmi
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pengelolaan Zakat yang baik adalah pengelolaan yang dapat menyejahterakan masyarakat baik yang berada di kota maupun yang berada di desa khususnya di Kawasan Perbatasan. Faktanya, kawasan perbatasan masuk ke dalam daerah yang tertinggal dalam berbagai aspek berdasarkan berbagai penelitian. Salah satunya daerah perbatasan Indonesia Malaysia di Provinsi Kalimantan Utara. Instrumen Zakat dengan pengelolaan dan pemberdayaan dana Zakat yang baik dapat menjadi solusi permasalahan tersebut, akan tetapi pengelolaan itu harus didukung dengan pengelolaan yang baik, sistematis, dan terukur yang dilakukan oleh Lembaga pengelola Zakat di Kawasan perbatasan. Sehingga penelitian ini menganalis masalah dan peran lembaga pengelola Zakat di Kawasan perbatasan Indonesia Malaysia. Penelitian ini penelitian kualitatif dengan pendekatan sosiologis normatif dan perbandingan hukum, dilengkapi dengan penelitian lapangan sebagai pendukung. Objek penelitiannya adalah lembaga pengelola Zakat di kawasan perbatasan Indonesia Malaysia. Untuk mengetahui kinerja digunakan teori kinerja pengelola Zakat yang dianalisis menggunakan teori Maqāsid al-Syarī’ah Jasser Auda. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk melihat masalah dan peran Lembaga pengelola Zakat berada di Kawasan perbatasan Indonesia - Malaysia yaitu BAZNAS Kab. Nunukan dan Majelis Ugama Islam Sabah Bahagian Zakat. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan Zakat kinerja yang dilakukan oleh Bahagian Zakat Majelis Ugama Islam Sabah (MUIS) lebih baik dan tinggi hampir seluruh indikator Indonesia Zakat Development Report (IZDR) dibandingkan BAZNAS Kab. Nunukan. Berdasarkan perspektif Undang-Undang dan Maqāṣid Sharī’ah, bahwa Bahagian Zakat Majlis Ugama Islam Sabah serta BAZNAS Kab. Nunukan telah sesuai menjalankan fungsinya, akan tetapi perlu terobosan pengelolaan Zakat lintas batas negara agar ketimpangan pengelolaan tidak begitu terlihat. Adapun rekomendasi yang penulis sarankan pihak terkait untuk mulai mengembangkan pengelolaan Zakat tanpa melihat batasan negara, demi tercapainya nilai kemashlahatan masyarakat muslim khususnya perbatasan Indonesia Malaysia.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/52050
    Collections
    • Doctor of Islamic Law [51]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV