Hubungan Pengetahuan dan Persepsi Remaja Kapanewon Ngaglik Kabupaten Sleman dalam Penggunaan Kosmetik Halal
Abstract
Latar Belakang: Tingkat pengetahuan remaja putri tentang kosmetik masuk dalam
kategori rendah/kurang. Masih banyak remaja putri yang belum mengetahui
dampak yang akan terjadi dari penggunaan kosmetik yang mengandung bahan
berbahaya. Kehalalan produk yang akan dikonsumsi merupakan suatu kewajiban
dan hal yang mutlak.
Metode: Penelitian merupakan studi observasional dengan pendekatan cross-
sectional. Data dikumpulkan secara online menggunakan kuesioner. Pengambilan
sampel menggunakan teknik quota sampling dengan jumlah sebanyak 100
responden. Pengolahan data menggunakan analisis univariat dan bivariat.
Analisis Hasil: : Pengolahan data dilakukan menggunakan dengan analisis
univariat dan bivariat menggunakan uji chi square IBM SPSS versi 29.0.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan 87% remaja memiliki tingkat pengetahuan
sangat baik dan 83% memiliki persepsi sangat baik. Tidak Terdapat hubungan
antara antara karakteristik jenis kelamin (p=0,420), usia (p=0,452) dan pekerjaan
(p= 941) dengan tingkat pengetahuan. Tidak terdapat hubungan antara karakteristik
jenis kelamin (p=0,119), usia (p=0,721) dan pekerjaan p= (0,451) dengan persepsi.
Tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan persepsi (p=0,053<0,05).
Kesimpulan: Dapat disimpulkan tidak terdapat hubungan antara karakteristik
dengan tingkat pengetahuan dan persepsi. Tidak Terdapat hubungan yang antara
tingkat pengetahuan dengan persepsi.
Collections
- Pharmacy [1917]
