Optimasi Penjadwalan Proyek dengan Metode Critical Chain Project Management (CCPM) (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Gedung Lab. Kimia FMIPA UII)
Abstract
Dalam pelaksanaan proyek konstruksi dibutuhkan analisis yang baik pada tahap
perencanaan dan penjadwalan dikarenakan outputnya yang dijadikan sebagai acuan dalam
pelaksanaan dan menjadi point penting dalam keberhasilan proyek. Masalah yang kerap muncul
adalah adanya ketidaksesuaian antara beban dan kapasitas pekerjaan dalam perencanaan serta
alokasi waktu pengaman yang terlalu banyak menjadikan perencanaan proyek saat ini menjadi
kurang baik.
Metode Critical Chain Project Management (CCPM) dinilai mampu mengatasi
permasalahan pada perencanaan konvensional dengan mengganti asumsi waktu pengaman berlebih
ke dalam waktu buffer dengan cara memotong 30% waktu setiap pekerjaan dan mengurangi adanya
multitasking untuk manajemen sumber daya yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan metode
CCPM dalam upaya mengoptimasi durasi perencanaan yang dilakukan secara konvensional pada
proyek pembangunan gedung.
Berdasarkan analisis yang dilakukan, metode CCPM mampu mengoptimasi durasi awal
proyek yang berjumlah 130 hari menjadi 112 hari kerja dengan catatan menggunakan seluruh waktu
buffer yang tersedia. Adapun, hal ini menunjukan CCPM mampu memberikan perkiraan durasi
pengerjaan yang lebih singkat dengan alokasi sumber daya yang lebih merata.
Collections
- Civil Engineering [4779]
