Pra Rancangan Pabrik Biodiesel dari Limbah Kulit Ayam Broiler dengan Kapasitas 12.000 Ton/tahun
Abstract
Biodiesel merupakan salah satu bahan yang mempunyai potensi besar untuk
digunakan sebagai pengganti bahan bakar solar. Biodiesel dapat terbuat dari
campuran lemak yang berasal dari nabati maupun hewani. Salah satu bahan baku
hewani yang potensial adalah kulit ayam broiler yang belum banyak dimanfaatkan.
Telah di proyeksikan pada tahun 2030 terdapat kulit ayam sebanyak 51.896.321,68
ton. Kulit ayam dalam jumlah banyak tersebut dapat dilakukan peningkatan nilai
jualnya jika diproses menjadi Biodiesel. Pabrik biodiesel akan didirikan dengan
kapasitas 12.000 ton/tahun dengan tenaga kerja sebanyak 125 orang yang bekerja
selama 330 hari/tahun. Dengan mempertimbangkan faktor ketersediaan bahan
baku, transportasi, tenaga kerja, pemasaran, dan utilitas pabrik ini akan didirikan
didirikan di daerah Kawasan Industri Terpadu (KIT), Kabupaten Batang, Provinsi
Jawa Tengah. Pabrik ini tergolong sebagai pabrik dengan resiko rendah berdasarkan
tinjauan proses, kondisi operasi, sifat-sifat bahan baku dan produk, serta regulasi
pemerintah. Peralatan yang digunakan antara lain, rotary drum washer, screw press,
rotary dryer, reaktor, centrifuge, evaporator, dan menara distilasi. Secara garis besar
proses produksi terdiri dari pencucian, reaksi dan pemurnian. Biodiesel dihasilkan
dari reaksi transesterifikasi antara lemak kulit ayam dan etanol pada suhu 70°C
dengan katalis CaO. Biodiesel yang terbentuk dipisahkan dengan menara distilasi
untuk menghasilkan biodiesel dengan kemurnian 98,5%. Dalam satu tahun operasi,
pabrik ini membutuhkan 13.887.414.994 ton kulit ayam broiler, 3.830.758.254 ton
etanol dan 755.061.120 ton CaO sebagai bahan baku prosesnya. Utilitas pabrik
menyediakan air sebesar 4.032.792.312.279 ton/tahun, klorin sebesar 1.254.272
ton/tahun, asam sulfat sebesar 332.202 ton/tahun, natrium hidroksida sebesar
723.526 ton/tahun, hidrazin sebesar 48.823 ton/tahun, tawas sebesar 505.453
ton/tahun, bahan bakar berupa LNG sebesar 7.913.979.829 ton/tahun dan solar
sebesar 111,703 ton/3 bulan. Hasil analisis ekonomi pabrik menunjukkan
keuntungan yang diperoleh pabrik biodiesel dengan kapasitas 12.000 ton/tahun
adalah Rp 110.953.500.754,01. Nilai return of investment after tax sebesar 14,61%
dari investasi modal awal, pay out time yaitu 4,4 tahun, break even point di kapasitas
40,76% dari kapasitas penuh pabrik, shut down point di kapasitas 12,39% dari
kapasitas penuh pabrik, dan discounted cash flow 14,02%. Hasil analisa ekonomi
menunjukkan pabrik biodiesel dari limbah kulit ayam broiler dengan kapasitas
12.000 ton/tahun ini layak untuk dikaji lebih lanjut.
Collections
- Chemical Engineering [1334]
