• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perancangan Key Risk Indicator Sebagai Sistem Peringatan Dini Pada Program Kerja Fasilitas Ekstra (Fastra) (Studi Kasus PT. PLN Mctn)

    Thumbnail
    View/Open
    20522292.pdf (2.453Mb)
    Date
    2024
    Author
    Rahmadona, Aya Sophia
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Listrik merupakan sumber utama kehidupan untuk peralatan yang menunjang kehidupan sehari – hari. Salah satu bentuk produk atau layanan Power Quality yang dikejar oleh MCTN adalah penyediaan FASTRA kepada pelanggan. Penyediaan Fasilitas Ekstra (FASTRA) merupakan fasilitas yang dapat memberikan solusi bagi keandalan suplai kepada pelanggan berdasarkan kondisi transmisi dan distribusi listrik di Indonesia saat ini. Metode yang digunakan pada penelitian kali ini menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Penggunaan metode ini dikarenakan data yang dibutuhkan sesuai dengan data yang ada pada perusahaan. Metode FMEA menggunakan skala peringkat kegagalan (RPN) yang melibatkan severity, occurance dan detection yang membantu dalam menentukan tingkat risiko yang lebih akurat sehingga KRI yang dirancang dapat lebih efektif dalam mengukur dan mengelola risikoTerdapat 15 risiko dan setelah dilakukan penilaian RPN, terdapat 2 risiko yang masuk kedalam kategori tinggi. Dari 2 risiko tersebut akan dilakukan penurunan nilai agar masuk kedalam kategori rendah. Untuk mengidentifikasi risiko kunci pada pelaksanaan program kerja FASTRA, langkah pertama yang perlu dilakukan yaitu menemukan apa saja risiko operasional yang terjadi pada saat melaksanakan program kerja, selanjutnya analisis risiko dengan cara mengevaluasi dampak, kemungkinan terjadinya, kemampuan deteksi risiko, serta mencari nilai RPN nya menggunakan metode FMEA. Nilai yang didapatkan kemudian dimasukkan kedalam risk matriks untuk melihat risiko tersebut berada di area rendah atau tinggi. Kemudian melakukan perkalian antara nilai severity, occurance, detection untuk mendapatkan nilai RPN. Penelitian berfokus pada 2 risiko dengan nilai RPN terbesar, nilai RPN yang besar tentunya disebkan oleh nilai severity, occurance, dan detection yang besar pula. Rancangan mitigasi pada pelaksanaan program kerja FASTRA diberikan pada 2 risk agent dengan nilai RPN terbesar. Pemberian mitigasi diberikan pada masing masing nilai severity, occurance, dan detection agar nilai RPN nya masuk kedalam kategori rendah.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/51924
    Collections
    • Industrial Engineering [2835]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV