| dc.description.abstract | Perkembangan industri manufaktur semakin pesat pada zaman ini. Setiap perusahaan
manufaktur perlu memastikan produktivitas perusahaannya untuk dapat bertahan dalam
persaingan yang semakin ketat. Salah satu upaya perusahaan dalam menjaga
produktivitas yaitu dengan memastikan proses produksi berjalan dengan efektif dan
efisien. Oleh karena itu, perusahaan perlu melakukan perbaikan secara terus menerus
terhadap proses produksi. Langkah yang diambil oleh perusahaan untuk mewujudkan
misi menciptakan proses produksi yang efektif dan efisien yaitu dengan melakukan
evaluasi dengan pendekatan lean manufacturing. Pendekatan lean manufacturing
memiliki tujuan utama yaitu untuk mengidentifikasi dan meminimalisir waste yang
terdapat dalam proses produksi. Salah satu waste dalam proses produksi adalah aktivitas
yang tidak memberikan nilai tambah terhadap produk. Namun terkadang aktivitas yang
tidak memberikan nilai tambah terhadap produk tersebut, tetap dibutuhkan pada
rangkaian proses produksi. Salah satu contohnya adalah aktivitas handling. Terdapat
beberapa kasus dimana jalannya proses produksi sangat bergantung pada aktivitas
handling seperti yang terjadi pada kelompok Soundboard Painting UP. Hal tersebut
tentunya menjadi sebuah kontradiksi dalam upaya meminimalisir waste. Maka dari itu,
pada penelitian ini menerapkan TRIZ sebagai metode pendukung dalam memecahkan
kontradiksi yang dihadapi. Selain itu, metode TRIZ juga memberikan solusi inovatif yang
dapat dijadikan sebagai acuan dalam merancang perbaikan, agar solutif terhadap
permasalahan yang ada. | en_US |