• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perancangan Sekolah Luar Biasa dengan Pendekatan Arsitektur Bioklimatik di Yogyakarta untuk Mengoptimalisasi Kualitas Sensori pada Siswa Tunarungu

    Thumbnail
    View/Open
    20512044.pdf (12.83Mb)
    Date
    2024
    Author
    Aureliana, Yushinta Latifa
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Dalam merancang sekolah berkebutuhan khusus untuk siswa tuna rungu, pendekatan arsitektur bioklimatik menjadi dasar utama untuk menciptakan lingkungan yang dioptimalkan untuk indera. Desainnya mengintegrasikan prinsip-prinsip berkelanjutan dan ramah lingkungan dengan tujuan utama untuk memenuhi kebutuhan sensorik khusus siswa tuna rungu. Melalui strategi seperti pemanfaatan pencahayaan alami, sirkulasi udara, dan suhu yang nyaman, pendekatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar yang memadai dan mendukung perkembangan indera siswa. Desain ini penting karena memberikan solusi yang holistik dan inklusif bagi siswa tunarungu. Dengan berfokus pada aspek sensorik, desainnya tidak hanya mempertimbangkan kebutuhan pendidikan, tetapi juga menekankan pengalaman belajar secara keseluruhan. Melalui penggunaan arsitektur bioklimatik, sekolah ini berperan dalam memberdayakan siswa tunarungu untuk berinteraksi lebih baik dengan lingkungan mereka, merangsang indera mereka, dan memfasilitasi pengalaman belajar yang lebih kaya. Desain ini sangat penting karena mencoba untuk mengatasi sejumlah masalah yang dihadapi oleh sekolah khusus, terutama untuk siswa tuna rungu: Keterbatasan Sensorik: Siswa tunarungu menghadapi keterbatasan indera yang membutuhkan perhatian khusus dalam desain lingkungan belajar untuk memastikan pengalaman belajar yang menstimulasi dan efektif. 1.Optimalisasi Pengalaman Belajar: Melalui pendekatan arsitektur bioklimatik, desain ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar yang memadai, menstimulasi semua indera, dan memfasilitasi pemahaman yang menyeluruh tentang materi pelajaran. 2. Desain ini juga memiliki dampak positif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menyelaraskan lingkungan belajar dengan kebutuhan khusus siswa tunarungu.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/51872
    Collections
    • Architecture [3988]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV