| dc.description.abstract | Dalam perkembangan teknologi yang ada saat ini menuntut berbagai penyajian dari sistem
informasi yang lengkap. Salah satunya adalah dengan mengimplementasikan pada sebuah
instansi yang merupakan hal yang penting karena dapat menyajikan dan mengolah data secara
cepat mampu untuk menghasilkan informasi yang tepat. Pada penelitian ini dilakukan beberapa
tahapan berdasarkan Metode Design Thinking. Tahap pertama adalah Empathize, pada tahap
ini dilakukan observasi dan wawancara kepada pemilik dan karyawan UKM untuk mengetahui
kendala yang dialami oleh beberapa UKM. Berdasarkan hasil wawancara tersebut diketahui
bahwa saat ini terdapat beberapa permasalahan yaitu keterbatasan dalam mendata kehadiran
karyawan, mengatur keuangan penjualan, mendata stok barang, mengatur jadwal perusahaan,
dan keterbatasan mendata keterangan izin karyawan. Tahap kedua yaitu tahap define, pada
tahap ini mengumpulkan informasi yang sudah dikumpulkan pada tahap empathize kemudian
mendefinisikan insight pada permasalahan untuk memberikan solusi. Tahap ketiga yaitu tahap
ideate, pada tahap ini menghasilkan ide yang kemudian diimplementasikan pada tahap
prototype. Tahap keempat yaitu tahap prototype pada tahap ini mengimplementasikan ide-ide
dengan merancang sebuah prototype aplikasi sesuai dengan hasil data yang sudah dikumpulkan
pada tahap sebelumnya. Tahap kelima yaitu test, tahap ini merupakan tahap terakhir yang
digunakan untuk melakukan uji testing terhadap prototype yang telah dirancang dengan
menggunakan pendekatan Single Ease Question (SEQ). Berdasarkan pengujian SEQ diketahui
bahwa tingkat keberhasilan responden sebesar 100% dalam mengerjakan task yang telah
diberikan, dengan hasil rata rata 6,8. Hal tersebut membuktikan bahwa hasil yang diperoleh
termasuk kategori diatas rata-rata. Namun, terdapat beberapa saran dari responden terkait
pengembangan fitur aplikasi. | en_US |