• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Dissertations
    • Doctor of Islamic Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Dissertations
    • Doctor of Islamic Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Sosiologi Zakat Masyarakat Sasak (Telaah Atas Pemahaman Amil dalam Pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah di Lombok Tengah)

    Thumbnail
    View/Open
    18933007.pdf (3.637Mb)
    Date
    2024
    Author
    Jamiludin, Muhammad
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Setiap perbuatan muncul dari pengetahuan dan kesadaran pelakunya. Termasuk dalam berzakat, sangat ditentukan oleh pengetahuan dan kesadaran religius yang melatarbelakangi muzakki dan amil. Zakat sebagai norma, struktur, dan fungsi sangat bergantung pada ‘aktor’ yang ada di belakangnya. Dengan latar belakang seperti di atas, konstruksi pertanyaan penelitian dalam disertasi ini adalah 1) Bagaimanakah praktik zakat dan pemahaman amil tentang pengelolaan zakat di Kabupaten Lombok Tengah? 2) Bagaimanakah implikasi praktik dan pemahaman amil zakat di atas dalam pengelolaan zakat di Lombok Tengah? Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan model kualitatif deskriptif analisis. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan sosiologis, budaya, kontekstual, dan maqasid. Metode pengumpulan data dengan menggunakan metode wawancara, dokumentasi, dan observasi. Analisis data dilakukan secara bersamaan sejak awal pengumpulan data sampai dengan reduksi, dan display data. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa paradigma pengetahuan masyarakat Sasak Lombok Tengah masih terikat dengan pengetahuan lama/klasik. Pengetahuan itu didapat dari Lembaga formal maupun nonformal yang disampaikan tuan guru, ustaz, muballig dalam forum pengajian dan majelis taklim. Pengajian tentang zakat biasanya dilaksanakan terjadwal, yaitu setiap minggu akhir bulan Ramadan. Dengan demikian, pengetahuan masyarakat tentang zakat tidak mendalam. Walau demikian, masyarakat sangat menghayati zakat, infak, dan sedekah sebagai kewajiban spiritual hamba kepada Tuhan. Dalam praksisnya, zakat, infak, sedekah ini diserahkan kepada masjid dan madrasah. Dan biasanya masjid mengalokasikan dana yang diterima hanya untuk memperbaiki fisik masjid, tidak dikembalikan/didistribusikan kepada kelompok penerima zakat. Walaupun pemikiran dan praksis zakat modern berkembang dengan pesat di Lombok Tengah, tidak berpengaruh banyak terhadap eksistensi zakat tradisional. Praksis zakat tradisional-modern dalam masyarakat Sasak Lombok Tengah berjalan side by side, saling menguatkan dan mengukuhkan untuk sampai pada maqasid zakat.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/51812
    Collections
    • Doctor of Islamic Law [51]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV