Show simple item record

dc.contributor.authorKhalfani, Ghazy Muhammad
dc.date.accessioned2024-09-05T06:59:48Z
dc.date.available2024-09-05T06:59:48Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/51643
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Jumlah Penduduk, Tingkat Kemiskinan, Jumlah Tenaga Kerja, dan Upah Minimum terhadap gini rasio atau ketimpangan pendapatan di 34 Provinsi di Indonesia pada tahun 2013-2023. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Pengolahan data pada penelitian ini menggunakan metode regresi data panel. Penelitian ini menghasilkan bahwa jumlah penduduk dan tingkat kemiskinan terdapat pengaruh positif terhadap gini rasio atau ketimpangan pendapatan di Indonesia. Sedangkan hasil dari jumlah tenaga kerja dan upah minimum tidak berpengaruh terhadap gini rasio atau ketimpangan pendapatan di Indonesia. Implikasi dari penelitian ini pemerintah perlu mempertimbangkan dampak jumlah penduduk terhadap ketimpangan pendapatan, karena hal ini cukup berdampak dalam meningkatkan ketimpangan pendapatan, sehingga kebijakan yang dapat mengendalikan laju pertumbuhan penduduk diperlukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, kebijakan yang efektif untuk mengurangi kemiskinan di Indonesia, seperti program bantuan sosial, peningkatan akses pendidikan dan kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi, harus terus ditingkatkan, karena tingkat kemiskinan yang tinggi dapat mempengaruhi ketimpangan pendapatan.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKetimpangan Pendapatanen_US
dc.subjectGini Rasioen_US
dc.subjectJumlah Penduduken_US
dc.subjectJumlah Tenaga Kerjaen_US
dc.subjectUpah Minimumen_US
dc.titleAnalisis Faktor Penyebab Ketimpangan Pendapatan Masyarakat di Indonesia Tahun 2013-2023en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20313286


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record