Penerapan Structural Equation Modeling (SEM) dalam menganalisis Faktor-faktor yang memengaruhi Kerukunan Umat Beragama (Studi Kasus : Indeks Kerukunan Umat Beragama RI tahun 2023)
Abstract
Indonesia adalah negara dengan keberagaman suku, ras, budaya, dan agama.
Hal tersebut banyak memicu perdebatan dan perbincangan masyarakat, salah
satunya aspek agama/kepercayaan. Banyaknya problematika keagamaan mengacu
fokus penguatan kerukunan dan moderasi beragama pada Rencana Pembangunan
Jangka Menengah Nasional Tahun 2020-2024. Maka dari itu, dibentuklah Indeks
Kerukunan Umat Beragama dengan memuat dimensi toleransi, kesetaraan, dan
kerjasama untuk mengukur hal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
faktor apa saja diantara civic engagement, tingkat kepercayaan, dan pengalaman
diskriminasi yang berpengaruh terhadap Indeks Kerukunan Umat Beragama dan
memperoleh model struktural dari faktor-faktor tersebut terhadap Indeks
Kerukunan Umat Beragama dengan menerapkan Structural Equation Modeling
berbasis kovarian menggunakan estimator Maximum Likelihood. Hasil dari
penelitian ini menyatakan bahwa faktor Civic Engagement dan Pengalaman
Diskriminasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Indeks Kerukunan
Umat Beragama. Model struktural yang terbentuk meliputi memuat seluruh
variabel eksogen dengan nilai GFI sebesar 0.676 (marginal fit), nilai AGFI 0.578
(marginal fit), RMSEA sebesar 0.143 (poor fit), nilai NFI sebesar 0.909, TLI
bernilai 0.889, CFI bernilai 0.910 yang ketiganya menyatakan bahwa model
memiliki kecocokan dengan data.
Collections
- Statistics [1327]
