Show simple item record

dc.contributor.authorFirdaus, Muhamad Vito Husain Ahlul
dc.date.accessioned2024-09-05T02:44:07Z
dc.date.available2024-09-05T02:44:07Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/51620
dc.description.abstractPT. Angkasa Pura Logistik (APLog) merupakan sebuah anak usaha dari PT. Angkasa Pura 1 yang bergerak dalam bidang logistik, yang terkhusus di sektor penerbangan. Beban kerja operator menjadi faktor penting dalam kinerja dan kualitas dari layanan APLog di YIA. Peningkatan jumlah volume kargo menjadi salah satu faktor dalam meningkatnya beban kerja pada operator. Beban kerja yang tinggi ataupun rendah dapat berdampak negatif bagi operator maupun perusahaan.Berdasarkan permasalahan tersebut, peneliti menggunakan dua metode, yaitu the National Aeronautic and Space Administration Task Load Index (NASA-TLX) dan Full Time Equivalent (FTE). Metode NASA-TLX merupakan sebuah metode pengukuran beban kerja mental dengan mempertimbangkan 6 dimensi pengukuran beban kerja mental, sedangkan metode FTE merupakan metode perhitungan beban kerja yang berbasiskan waktu dengan mengukur lama waktu penyelesaian pekerjaan.Hasil perhitungan beban kerja mental yang telah dilakukan dengan menggunakan metode NASA-TLX dapat disimpulkan bahwa terdapat 19 pekerja dalam kategori sangat tinggi, 7 pekerja dalam kategor tinggi, dan 1 pekerja dalam kategori agak tinggi. Sedangkan, hasil dari perhitungan dengan metode FTE didapatkan bahwa 18 pekerja masuk kedalam kategori Overload, 8 pekerja masuk kedalam kategori normal, dan 1 pekerja masuk kedalam kategori Underload.Perlu adanya penambahan jumlah pekerja dan pemerataan jobdesc pekerja, agar dapat mengurangi beban kerja operator yang mengalami Overload. Jika hasil beban kerja waktu sudah normal, namun hasil beban kerja mental masih tinggi perlu adanya perbaikan dengan pemberian penghargaan ekstrinsik maupun intrinsik.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectLogistik Kargoen_US
dc.subjectBeban Kerjaen_US
dc.subjectNASA-TLXen_US
dc.subjectFTEen_US
dc.titleAnalisis Beban Kerja Operator Sebagai Acuan untuk mengetahui Jumlah Pekerja yang Sesuai di Bagian Kargo dan Logistik (Studi Kasus: PT. Angkasa Pura Logistik, Yogyakarta Internasional Airport)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20522019


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record