Show simple item record

dc.contributor.authorRamadhani, Muhammad Fachrizal
dc.date.accessioned2024-09-02T04:10:18Z
dc.date.available2024-09-02T04:10:18Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/51534
dc.description.abstractPT. Matahari Leisure merupakan Perusahaan yang bergerak diindustri manufaktur, yang memproduksi Hospital Bed, Perusahaan perlu menjamin kualitas dari produk untuk memenuhi standar regulasi Kesehatan. Perusahaan perlu mempertahankan maupun meningkatkan kualitas produk untuk meminimalisir kecacatan dari produk, hal tersebut mampu meningkatkan kepercayaan konsumen. Sehingga Perusahaan melakukan pengendalian kualitas untuk mencapai tujuan tersebut. Pada tahun 2023 terdapat kecacatan dari customer yang telah membeli produk hospital bed tentang adanya kerusakan saat user menggunakan produk tersebut sebanyak 51 kecacatan dengan jumlah yang beragam di tiap bulannya. Customer meginformasikan kepada perusahaan guna melakukan perbaikan selanjutnya dalam mengembangkan produknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai sigma produk hospital bed di PT. Matahari Leisure, faktor yang menyebabkan kecacatan produk, serta memperoleh rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan kualitas produk hospital bed di PT. Matahari Leisure. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode analisis Six Sigma dan Seven Tools. Hasil analisis yang diperoleh dalam penelitian ini adalah jumlah produksi tahun 2023 dari bulan februari sampai dengan desember sebanyak 828 produk, produksi terbanyak terjadi bulan desember yaitu sebanyak 142 produk. Jenis kecacatan yang terjadi saat proses produksi hospital bed berlangsung yaitu, design error, software error, electrical, mechanical part, dan welding. Dari jenis kecacatan tersebut kecacatan terbanyak terjadi pada jenis kecacatan design error dengan jumlah kecacatan sebanyak 35 cacat produk, dengan persentase kumulatif sebesar 68%. Berdasarkan hasil perhitungan DPMO dan Tingkat Sigma diketahui akumulasi dari periode Februari-Desember menghasilkan nilai DPMO sebesar 12319 dan tingkat nilai sigma yang diperoleh adalah sebesar 3,74704, dapat disimpulkan bahwa dari nilai sigma tersebut PT. Matahari Leisure masih jauh dari 6 sigma. Maka proses produksi hospital bed di PT. Matahari Leisure memerlukan perbaikan untuk mengoptimalkan proses produksi supaya meminimalisir terjadinya cacat produk. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan solusi yang didapatkan adalah merevisi pada desain yang telah ada, dengan melakukan desain ulang mekanisme pengaturan posisi berdasarkan analisis sebab akibat yang telah dilakukan pada desain sebelumnya. Design for Manufacturing (DFM) dapat membantu mengurangi Design Error dengan mempertimbangkan aspek manufaktur sejak awal proses desain. Penggunaan teknologi simulasi dan prototyping yang lebih canggih dapat membantu mendeteksi potensi Design Error sebelum masuk ke tahap produksi. Human factors engineering mempertimbangkan faktor manusia dalam desain dapat mengurangi kesalahan yang disebabkan oleh interaksi manusia-produk. Standardisasi proses penerapan dapat membantu mengurangi variabilitas dan potensi kesalahan dalam desain.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectHospital Beden_US
dc.subjectKecacatanen_US
dc.subjectSeven Toolsen_US
dc.subjectSix Sigmaen_US
dc.titleAnalisis Pengendalian Kualitas Produksi Hospital Bed menggunakan Six Sigma untuk Meminimalisir Kecacatan Produk (Studi Kasus: PT. Matahari Leisure)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM19522195


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record