Analisis Pengendalian Kualitas Produksi Hospital Bed menggunakan Six Sigma untuk Meminimalisir Kecacatan Produk (Studi Kasus: PT. Matahari Leisure)
Abstract
PT. Matahari Leisure merupakan Perusahaan yang bergerak diindustri manufaktur, yang
memproduksi Hospital Bed, Perusahaan perlu menjamin kualitas dari produk untuk
memenuhi standar regulasi Kesehatan. Perusahaan perlu mempertahankan maupun
meningkatkan kualitas produk untuk meminimalisir kecacatan dari produk, hal tersebut
mampu meningkatkan kepercayaan konsumen. Sehingga Perusahaan melakukan
pengendalian kualitas untuk mencapai tujuan tersebut. Pada tahun 2023 terdapat
kecacatan dari customer yang telah membeli produk hospital bed tentang adanya
kerusakan saat user menggunakan produk tersebut sebanyak 51 kecacatan dengan jumlah
yang beragam di tiap bulannya. Customer meginformasikan kepada perusahaan guna
melakukan perbaikan selanjutnya dalam mengembangkan produknya. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui nilai sigma produk hospital bed di PT. Matahari Leisure,
faktor yang menyebabkan kecacatan produk, serta memperoleh rekomendasi perbaikan
untuk meningkatkan kualitas produk hospital bed di PT. Matahari Leisure. Metode yang
digunakan dalam penelitian yaitu metode analisis Six Sigma dan Seven Tools. Hasil
analisis yang diperoleh dalam penelitian ini adalah jumlah produksi tahun 2023 dari bulan
februari sampai dengan desember sebanyak 828 produk, produksi terbanyak terjadi bulan
desember yaitu sebanyak 142 produk. Jenis kecacatan yang terjadi saat proses produksi
hospital bed berlangsung yaitu, design error, software error, electrical, mechanical part,
dan welding. Dari jenis kecacatan tersebut kecacatan terbanyak terjadi pada jenis
kecacatan design error dengan jumlah kecacatan sebanyak 35 cacat produk, dengan
persentase kumulatif sebesar 68%. Berdasarkan hasil perhitungan DPMO dan Tingkat
Sigma diketahui akumulasi dari periode Februari-Desember menghasilkan nilai DPMO
sebesar 12319 dan tingkat nilai sigma yang diperoleh adalah sebesar 3,74704, dapat
disimpulkan bahwa dari nilai sigma tersebut PT. Matahari Leisure masih jauh dari 6
sigma. Maka proses produksi hospital bed di PT. Matahari Leisure memerlukan
perbaikan untuk mengoptimalkan proses produksi supaya meminimalisir terjadinya cacat
produk. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan solusi yang didapatkan adalah merevisi
pada desain yang telah ada, dengan melakukan desain ulang mekanisme pengaturan posisi
berdasarkan analisis sebab akibat yang telah dilakukan pada desain sebelumnya. Design
for Manufacturing (DFM) dapat membantu mengurangi Design Error dengan
mempertimbangkan aspek manufaktur sejak awal proses desain. Penggunaan teknologi
simulasi dan prototyping yang lebih canggih dapat membantu mendeteksi potensi Design
Error sebelum masuk ke tahap produksi. Human factors engineering mempertimbangkan
faktor manusia dalam desain dapat mengurangi kesalahan yang disebabkan oleh interaksi
manusia-produk. Standardisasi proses penerapan dapat membantu mengurangi
variabilitas dan potensi kesalahan dalam desain.
Collections
- Industrial Engineering [2835]
