• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Usulan Kerangka Kerja Manajemen Risiko Operasional dengan mempertimbangkan Hubungan Antara Penyebab Risiko Prioritas: Studi Kasus di Pawon Ayu

    Thumbnail
    View/Open
    22916011.pdf (3.126Mb)
    Date
    2024
    Author
    Wijaya, Muhammad Agusta
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Risiko operasional melekat dalam setiap aktivitas bisnis, termasuk di UKM. Oleh karena itu, UKM perlu menerapkan manajemen risiko guna memastikan kelangsungan bisnisnya. Pawon Ayu, salah satu UKM yang mengolah daging bebek dan ayam ungkep siap saji dalam kemasan beku, menghadapi sejumlah risiko operasional seperti kesulitan memenuhi permintaan pelanggan, bahan baku yang tidak sesuai standar, pemesanan bahan baku mendadak, proses pencucian daging bebek dan ayam yang tidak memenuhi standar, kerusakan produk sebelum dikemas, dan kerusakan mesin produksi. Oleh karena itu, diperlukan manajemen risiko yang efektif untuk mengatasi potensi risiko tersebut. Penelitian ini bertujuan menyediakan kerangka kerja manajemen risiko operasional untuk Pawon Ayu, guna menganalisis risiko operasional dalam proses bisnisnya dan mengembangkan strategi mitigasi risiko proaktif. Kerangka kerja ini kemudian diimplementasikan melalui serangkaian langkah, meliputi pemetaan aktivitas operasional, identifikasi risk event dan risk agent, analisis, evaluasi, dan pengembangan preventive action terhadap risk agent prioritas yang diidentifikasi, dengan memahami hubungan antara risk agent prioritas tersebut. House of Risk (HOR), Interpretive Structural Modeling (ISM) dan Analytic Network Process (ANP) digunakan sebagai metode analisisnya. Hasil penelitian ini menyajikan kerangka kerja manajemen risiko operasional yang diusulkan untuk Pawon Ayu, dan preventive action yang diprioritaskan, meliputi integrasi pelatihan, pendampingan, dan pembinaan dari pimpinan atau karyawan yang berpengalaman ke dalam aktivitas operasional sehari-hari; pengembangan sistem penghargaan dan sanksi untuk karyawan; pembentukan tim perencanaan produksi dan pengendalian bahan baku; penyusunan jadwal kerja karyawan yang seimbang; menjalin kemitraan jangka panjang yang dapat disesuaikan dengan pemasok; menyediakan area khusus untuk penyimpanan bahan baku gula dan garam; dan penerapan sistem first in first out (FIFO).
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/51500
    Collections
    • Master of Industrial Engineering [241]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV