Pengaruh Penggunaan Metode Ceramah dan Metode Diskusi Terhadap Hasil Belajar Al-quran Hadis MTs N 3 Sleman Yogyakarta
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minimnya penggunaan metode yag
bervariatif dalam pembelajaran kebanyakan masih menggunakan metode ceramah
dan metode diskusi sehingga suasana belajar menjadi monoton dan siswa mudah
bosan yang pada kenyataanya siswa menjadi sulit memahami pelajaran yang
disampaikan oleh pendidik yang mana dapat mempengaruhi hasil belajar siswa.
Adapun tujuan Penelitian adalah untuk mendeskripsikan apakah ada pengaruh
penggunaan metode ceramah dan metode diskusi terhadap hasil belajar dan
menganalisis seberapa besar kontribusi pengaruh penggunaan metode ceramah dan
metode diskusi terhadap hasil belajar pada mata pelajaran Al-Quran Hadis pada
siswa kelas VIII di MTsN 3 Sleman Yogyakarta.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis ex post
facto, adapun jumlah populasi dan sample yang diambil dalam Penelitian ini adalah
siswa kelas VIII di MTsN 3 Sleman Yogyakarta dengan jumlah 40 orang.
Pengumpulan data yang dilakukan dengan kuisioner serta Teknik analisis data yang
digunakan pada Penelitian ini adalah regresi linier berganda atau korelasi multiple.
Hasil menyimpulkan terdapat (1) Penggunaan metode ceramah berpengaruh
signifikan terhadap hasil belajar dengan nilai signifikansi 0,011 < 0,05 dan thitung
2,668 > ttabel 1,687.(2) penggunaan metode diskusi berpengaruh signifikan
terhadap hasil belajar dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan thitung 4,584 >
ttabel 1,687. (3) Terdapat pengaruh antara penggunaan metode ceramah dan metode
diskusi terhadap hasil belajar mata pelajaran Al-Quran Hadis di MTsN 3 Sleman
Yogyakarta, ditunjukkan dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. (4) Pengaruh
secara simultan dan signifikan terhadap hasil belajar juga terdapat antara metode
ceramah dan metode diskusi, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 atau F
hitung 11,399 > F tabel 3,25. (5) Besarnya pengaruh dari kedua metode tersebut
terhadap hasil belajar adalah sebesar 38,1%, sementara 61,9% sisanya dipengaruhi
oleh faktor lain yang tidak diteliti, seperti lingkungan masyarakat di rumah, faktor
keluarga, dan kesehatan jasmani.
Collections
- Islamic Education [1211]
