Show simple item record

dc.contributor.authorSaina, Ardhina Royan
dc.contributor.authorPrananda, Ryan Putra
dc.date.accessioned2024-08-28T01:42:40Z
dc.date.available2024-08-28T01:42:40Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/51393
dc.description.abstractEnergi listrik merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia di era modern ini. Kebutuhan listrik manusia terus meningkat seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk dan perkembangan teknologi. Peningkatan kebutuhan listrik tersebut terjadi pula di Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi DIY. Meskipun sebenarnya pasokan energi listrik di BMKG Stasiun Klimatologi DIY sudah tercukupi dengan adanya listrik PLN, dan memiliki cadangan generator serta energi surya. Namun penggunaan generator sebagai cadangan lebih banyak dibandingkan penggunaan energi listrik yang berasal dari energi surya, hal tersebut karena daya listrik dari panel surya yang belum optimal. Dalam upaya mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) point 7 tentang energi bersih serta ungkapan presiden RI Joko Widodo yang mengamanatkan agar mempercepat pergantian energi menuju energi terbarukan. Maka dirancang sebuah alat tracking skala kecil yang dapat memaksimalkan daya keluaran sehingga dapat mengurangi penggunaan energi tak terbarukan di BMKG Stasiun Klimatologi DIY. Solar Tracking Automatic Dual Axis (STADA) merupakan implementasi perancangan sistem tracking panel surya secara otomatis secara dua sumbu. Sistem ini tersusun dari beberapa komponen utama yaitu panel surya, sensor Light Dependent Resistor (LDR), motor servo dan kontroler. Sistem ini dapat memaksimalkan daya keluaran panel surya sebab tracking otomatis yang mampu mendeteksi letak matahari sehingga panel surya dapat menerima cahaya matahari secara optimal. Sistem ini juga memiliki fitur yang menyimpan daya keluaran tersebut dalam bentuk data ke SD Card. Selain itu, sistem ini juga telah terintegrasi Internet of Things (IoT) yang membuat data tersebut ditampilkan secara real time pada apikasi blynk. STADA telah melewati beberapa pengujian untuk memastikan sistem dapat berjalan dengan baik dan mencapai hasil yang diinginkan. Pengujian tersebut meliputi pengukuran akurasi sensor, pengujian efektifitas keluaran daya, pengukuran lama charging baterai dengan keluaran daya yang didapatkan, dan pegnukuran terhadap daya yang mengalir ke beban. Berdasarkan pengujian ditemukan bahwa (STADA) mampu meningkatkan daya keluaran hingga 15,34% lebih besar dibanding panel surya statis. Dengan demikian, pengimplementasian STADA akan menjadi solusi permasalahan yang tepat bagi pengguna atau stakeholder dalam upaya peningkatan energi listrik.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.titlePerancangan Sistem Tracking Otomatis pada Panel Surya untuk Mengoptimalkan Daya Keluaranen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20524018
dc.Identifier.NIM20524209


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record