Show simple item record

dc.contributor.authorRasyid, Ahmad Faishal
dc.date.accessioned2024-08-26T03:08:52Z
dc.date.available2024-08-26T03:08:52Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/51367
dc.description.abstractPenelitian ini menelaah implementasi konsep ahli waris pengganti sebagaimana yang dikemukakan oleh Hazairin dalam Kompilasi Hukum Islam (KHI) di Indonesia menggunakan pendekatan yuridis-normatif. Konsep ini secara khusus diatur dalam Pasal 185 KHI sebagai strategi mengatasi kompleksitas hukum kewarisan Islam dengan menitikberatkan pada keadilan sosial. Metodologi penelitian ini melibatkan studi literatur dengan membandingkan putusan-putusan pengadilan agama untuk mengkaji aplikasi konsep ini dalam praktik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengadilan agama secara konsisten menerapkan konsep ini dalam melindungi hak-hak ahli waris serta memastikan pembagian warisan yang adil. Dari segi teoritis, penelitian ini mengonfirmasi kemampuan adaptasi hukum Islam terhadap perubahan sosial melalui ijtihad, sedangkan dari segi praktis, memberikan kepastian hukum dan mengurangi potensi konflik dalam keluarga. Studi ini menyarankan perlunya penelitian lebih lanjut untuk melakukan analisis perbandingan antar wilayah di Indonesia dan menggunakan pendekatan interdisipliner guna memahami pengaruh budaya secara sosial serta mengevaluasi kebijakan yang menguatkan prinsip keadilan dalam hukum kewarisan.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectAhli Waris Penggantien_US
dc.subjectHukum Kewarisan Islamen_US
dc.subjectKompilasi Hukum Islamen_US
dc.subjectHazairinen_US
dc.subjectPutusan Pengadilan Agamaen_US
dc.titleKontribusi Pemikiran Hazairin Tentang Ahli Waris Pengganti dalam Kompilasi Hukum Islam: Kajian Aspek Hukum dan Implementasinyaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20421048


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record